SMS Center Dari ARIFHIDAYAT : apakah ektp sudah di cetak,dan sudah bisa diambil?perekaman data sudah bulan september 2016,terimakasih , Jawaban : status siap cetak, menunggu ketersediaan blangko KTP-el dari Pusat yg sampai saat ini blm ada, smtr bisa cetak surat ket pengganti KTP-e(disdukcapil) || Dari MUKHAMAD IKUR : ktpe atas nama mukhamad ikur sudah jadi belum ya,saya perekaman sudah 2 bulan lebih.terimakasih , Jawaban : status siap cetak, menunggu ketersediaan blangko KTP-el dari Pusat yg sampai saat ini blm ada, smtr bisa cetak surat ket pengganti KTP-e(disdukcapil) || Dari DESI EKA PRATIWI : saya sudah melakukan perekaman ektp dan harusnya bisa diambil tgl 21/10/16, tp blangko belum tersedia. apa , Jawaban : sampai saat ini Blangko KTP-el dari Pusat belum tersedia, smtr bisa cetak surat keterangan sbg pengganti KTP-el(disdukcapil) || Dari TEGUH PRAYOGA : KTP SAYA DAH JDI BLM. , Jawaban : status siap cetak, menunggu ketersediaan blangko KTP-el dari Pusat yg sampai saat ini blm ada, smtr bisa cetak surat ket pengganti KTP-e(disdukcapil) || Dari SUYANTO : ektp apa sudah di cetak , Jawaban : Blangko KTP-el dari Pusat blm tersedia, smtr bisa cetak surat keterangan sbg pengganti KTP-el smtr(disdukcapil) || Dari DENI PRASTYANTO : apa syarat pembuatan ktp untuk mutasi data? , Jawaban : utk perubahan data KTP-el monggo bisa tindak kecamatan dlu utk rubah KK, bari ke disdukcapil utk cetak KTP-el baru/ skrng ada y surat ket pengganti KTPL-el(disdukcapil) || Dari ARIS SAEFUL RIFAI : kapan blanko tersedia untuk cetak e ktp ? Nik 3308201111920004. terimakasih , Jawaban : utk ketersediaan Blangko KTP-el dari pusat masih menunggu konfirmasi dari pusat, monggo bisa cetak surat keterangan sbg pengganti KTP-el sementara(disdukcapil) || Dari ARIS SAEFUL RIFAI : apakah E ktp saya sudah di cetak dan bisa di ambil ? Nik 3308201111920004. terimakasih , Jawaban : status siap cetak, menunggu ketersediaan Blangko dari pusat yg sampai saat ini blm tersedia, smtr bisa cetak surat ket pengganti KTP-el(disdukcapil) || Dari APRIAN CANDRA ROSARINTO : oalah Ok deh,suwun infonya,jd klau cetak pengganti KTP-el dateng di capil kab.mgl kan ya? , Jawaban : Ya, monggo ke Disdukcapil dgn membawa ft copy KK(disdukcapil) || Dari SITI NURHAYATI : apakah e- ktp saya sudah jadi ? , Jawaban : sampai saat ini belum bisa cetak KTP-el, karena Blangko KTP-el dari Pusat belum tersedia secara Nasional, smtr bisa cetak surat keterangan pngganti KTP-el(disdukcapil) || Dari APRIAN CANDRA ROSARINTO : mau tanya Oktober yg lalu sdh rekaman Ektp,tp blm jd kataNya blangko hbs,apa sdh bs utk cetak Ektp nya?thx. , Jawaban : sampai saat ini belum bisa cetak KTP-el, karena Blangko KTP-el dari Pusat belum tersedia secara Nasional, smtr bisa cetak surat keterangan pngganti KTP-el(disdukcapil) || Dari ANDI NUGROHO : jadwal pengambilan tgl 11 November 2016, APA SEKARANG BISA DIAMBIL??? , Jawaban : KTP-el belum bisa kita cetak, Blangko KTP-el dari pusat blm tersedia, smtr bisa cetak surat keterangan pengganti KTP-el(disdukcapil) || Dari HARMADI : e ktp saya atas nama harmadi udah jadi belom ya ? , Jawaban : status siap cetak, menunggu ketersediaan blangko KTP-el dari Pusat yg sampai saat ini blm ada, smtr bisa cetak surat ket pengganti KTP-el(disdukcapil) || Dari DIAN OKTAVIA : e-ktp saya sudah jadi belum? , Jawaban : status siap cetak, menunggu blangko KTP-el dari pusat yg sampai saat ini blm tersedia, smtr bisa cetak surat keterangan pngganti KTP-el(disdukcapil) || Dari AGUSTIANI : apakah e ktp pembuatan bulan september sudah jadi. , Jawaban : Status siap cetak, menunggu ketersediaan Blangko KTP-el dari Pusat yg sampai saat ini belum tersedia,smtr bisa cetak surat ket Pengganti KTP-e(disdukcapil) || Dari ANDI NUGROHO : jadwal pengambilan tgl 11 November 2016, APA SEKARANG BISA DIAMBIL??? , Jawaban : Status siap cetak, menunggu ketersediaan Blangko KTP-el dari Pusat yg sampai saat ini belum tersedia,smtr bisa cetak surat ket Pengganti KTP-e(disdukcapil) || Dari ARIS SAEFUL RIFAI : apakah E ktp saya sudah di cetak dan bisa di ambil ? Nik 3308201111920004. terimakasih , Jawaban : Status siap cetak, menunggu ketersediaan Blangko KTP-el dari Pusat yg sampai saat ini belum tersedia,smtr bisa cetak surat ket Pengganti KTP-e(disdukcapil) || Dari SETIYANI : Assalamualaikum... mohon maaf, mau tanya apakah e-ktp saya sudah jadi ya Pak..? , Jawaban : Status siap cetak, menunggu ketersediaan Blangko KTP-el dari Pusat yg sampai saat ini belum tersedia,smtr bisa cetak surat ket Pengganti KTP-e(disdukcapil) || Dari ANDREZEPTANUGROHO : e ktp saya apa sudah jadi & bisa diambil kapan ya pak? , Jawaban : NIK :3371021309890002, a.n Andre Zepta Nugroho tercatat sebagai warga Kota Magelang,(disdukcapil) || Dari KHILYATUL ZULFA : apakah KTP saya sudah jadi dan bisa diambil? , Jawaban : Status siap cetak, menunggu ketersediaan Blangko KTP-el dari Pusat yg sampai saat ini belum tersedia,smtr bisa cetak surat ket Pengganti KTP-e(disdukcapil) ||



SIARAN PERS SEGERA HARGA BBM BERSUBSIDI TIDAK NAIK PDF Print E-mail
Written by Dinas Komunikasi dan Informatika   
Saturday, 07 January 2017 09:22
Jakarta (06/01/2017) - Menteri ESDM Ignasius Jonan memastikan tidak ada kenaikan harga BBM. Pemerintah TIDAK MENAIKKAN harga BBM bersubsidi yang meliputi Solar dan Minyak Tanah, Premium Ron 88. Pemerintah baru akan mengkaji harga BBM Bersubsidi pada akhir Maret 2017. Meski saat ini terjadi kenaikan harga minyak mentah dunia yang berada pada kisaran di atas 50 dollar AS per barrel, Pemerintah sangat mengerti kondisi masyarakat Indonesia yang sedang mengalami penurunan daya beli, sehingga pemerintah berupaya untuk menahan kenaikan harga BBM.


Kenaikan BBM dilakukan dengan kajian yang komprehensif. Mengacu Peraturan Presiden Nomor 191 tahun 2014 tentang Penyediaan, Pendistribusian dan Harga Jual Eceran BBM, dan Pasal 4 Peraturan Menteri ESDM Nomor 4 Tahun 2015 tentang Perubahan Atas Peraturan Menteri ESDM Nomor 39 Tahun 2014 tentang Perhitungan Harga Jual Eceran BBM.
Pemerintah menetapkan batas harga tertinggi dan terendah dalam memutuskan kenaikan harga BBM. Harga terendah ditentukan berdasarkan harga dasar ditambah Pajak Pertambahan Nilai (PPN) dan Pajak Bahan Bakar Kendaraan Bermotor (PBBKB) dengan margin paling rendah 5% dari harga dasar. Harga tertinggi ditentukan berdasarkan harga dasar ditambah Pajak Pertambahan Nilai (PPN) dan Pajak Bahan Bakar Kendaraan Bermotor (PBBKB) dengan margin paling tinggi 10% dari harga dasar.
Adapun harga BBM Non Subsidi seperti Pertamax, Pertamax Plus, Pertalite dan Pertamina Dex, ditetapkan sesuai mekanisme pasar sehingga fluktuatif bisa naik dan bisa turun. Meski begitu, Pemerintah memastikan BBM Non Subsidi tetap terjangkau sekaligus tetap kompetitif, pemerintah juga menetapkan batas harga tertinggi dan terendah. (fanyrachma)
Last Updated on Saturday, 07 January 2017 10:20
 
KENAIKAN BIAYA SURAT KENDARAAN UNTUK TINGKATKAN KUALITAS LAYANAN PDF Print E-mail
Written by Dinas Komunikasi dan Informatika   
Saturday, 07 January 2017 08:49
Jakarta (06/01/2017) – Baru baru ini masyarakat Indonesia diresahkan dengan adanya informasi kenaikan pajak kendaraan bermotor. Alois Wisnuhardana dari Kantor Staf Presiden Republik Indonesia menegaskan, yang mengalami kenaikan adalah biaya administrasi, yang pada umumnya berlaku untuk pengurusan surat-surat kendaraan berjangka waktu lima tahun sekali. Kenaikan biaya tersebut akan dikembalikan lagi kepada masyarakat untuk meningkatkan pelayanan publik yang berkaitan dengan pengurusan surat kendaraan bermotor, termasuk memperbaiki kualitas surat kendaraan, serta meningkatkan keamanan dan kenyamanan berkendaraan di jalan raya.
Alois memaparkan beberapa alasan yang mendasari perubahan tarif ini. Pertama, perlu adanya peningkatan fitur keamanan dan material STNK sebagai dokumen berharga pada layanan Samsat tiap daerah hingga seluruh Indonesia.
Kedua, perlu peningkatan dukungan anggaran untuk melaksanakan peningkatan pelayanan STNK di Samsat.
Ketiga, meningkatnya biaya perawatan peralatan Samsat dan dukungan biaya jaringan agar dapat online seluruh Polres, Polda se Indonesia ke Korlantas Polri (NTMC Polri).

Keempat perlu adanya modernisasi peralatan komputerisasi Samsat seluruh Indonesia untuk mewujudkan standar pelayanan.
Kelima, perlu dukungan anggaran untuk pembangunan sarana dan prasarana kantor Samsat seluruh Indonesia agar berstandar nasional.
Peraturan Pemerintah No. 60 Tahun 2016 Tentang Jenis dan Tarif atas Jenis Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) meliputi: a. Pengujian untuk penerbitan Surat Izin Mengemudi (SIM) baru; b. Penerbitan perpanjangan SIM; c. Penerbitan Surat Keterangan uji Keterampilan Pengemudi; d. Penerbitan Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK) Bermotor; e. Pengesahan surat Tanda Nomor Kendaraan Bermotor; f. Penerbitan Surat Tanda Coba Kendaraan Bermotor; g. Penerbitan Tanda Nomor Kendaraan Bermotor; h. Penerbitan Buku Pemilik Kendaraan Bermotor (BPKB); i. Penerbitan surat Mutasi Kendaraan Bermotor ke Luar Daerah; j. Penerbitan surat Tanda Nomor Kendaraan Bermotor Lintas Batas Negara; k. Penerbitan Tanda Nomor Kendaraan Bermotor Lintas Batas Negara; l. Penerbitan Nomor Registrasi Kendaraan Bermotor Pilihan.
PP No. 60 tahun 2016 tersebut ditandatangani oleh Presiden pada 2 Desember 2016, diundangkan pada 6 Desember 2016 oleh Menkumham, dan mulai berlaku 6 Januari 2017. PP ini tidak muncul tiba-tiba. FGD sudah dimulai sejak dua tahun lalu. Usulannya kemudian disampaikan Kapolri sejak tahun 2015 kepada Dirjen Anggaran Kementerian Keuangan. Setelah itu dilakukan harmonisasi pada Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia dan didiskusikan dengan Kemenko Polhukam. Melalui rangkaian tahapan tersebut, PP No. 60 tahun 2016 resmi diberlakukan pada 6 Januari 2017. Jenis PNBP yang berlaku pada Polri di antaranya meliputi penerimaan dari: Penyesuaian tarif PNBP terkait STNK dan BPKB ini dilakukan karena tarif dasarnya sudah tidak tepat (berdasarkan kondisi tahun 2010). Tarif dasar tahun 2010 ini kemudian dinaikkan pada tahun 2016 agar pelayanan dapat ditingkatkan secara online dan cepat disertai jaminan kepastian tarif yang lebih transparan dan akuntabel. Seperti diketahui PNBP adalah salah satu sumber pendapatan yang diperoleh negara dari masyarakat selain pajak. PNBP ini bersifat earmarking, artinya ketika sudah disetor masuk ke negara akan dikembalikan ke masyarakat untuk mendanai kegiatan yang berhubungan dengan sumber PNBP tersebut. Misalnya tarif PNBP untuk pengurusan STNK hanya boleh digunakan untuk kegiatan yang berhubungan dengan pengurusan STNK. Konsekuensi kenaikan PNBP untuk mendorong reformasi pelayanan publik yang lebih efisien transparan dan akuntabel. (fanyrachma)

Last Updated on Saturday, 07 January 2017 08:54
 
Pelaku UMKM Digembleng “MBAH MO “ PDF Print E-mail
Written by Administrator   
Monday, 31 October 2016 18:50

Kota Mungkid, 30/10/2016. Dalam rangka mewujutkan magelang sejuta UMKM Bank Bapas 69 mengadakan pelatihan dan motifasi kepada 1000 pelaku UMKM di Kabupaten Magelang dengan motivator “Mbah Mo“ dan Ir.Fatik Wijaya MM, consultan GALVARI dari Jogjakarta bertempat di ruang pertemuan kantor pusat Bank Bapas 69 Mertoyudan.

Bupati Magelang Zaenal Arifin SIP. dalam sambutanya mengatakan kondisi perekonomian di Indonesia saat ini belum menggembirakan  hal ini sangat berdampak terhadap perekonomian masyarakat. Oleh karena itu kami mengajak kepada masyarakat untuk tetap berfikir positip dan cerdas dalam mensikapi situasi dan kondisi yang berkembang.Kondisi ini kita anggap sebagai ujian, karena orang hebat terlahir dari orang orang yang tahan terhadap ujian” katanya. 

Sebagai pelaku UMKM kita harus memiliki visi, perencanaan,  melakukan aksi nyata, serta kerja keras agar apa yang kita kerjakan dapat berhasil dengan baik.tidak terkecuali hal ini juga harus dilakukan oleh Bank Bapas, kedepan harus terus meningkatkan pelayanan dan pengetahuan karena kalau tidak maka akan tergilas yang lain.

Kami berharap keberadaan UMKM di Kab Magelang dengan segala dinamikanya dapat tumbuh semakin kuat dan sehat dalam rangka meningkatkan nilai tambah produk, meningkatkan efisiensi usaha memperkuat sturktur industri, mengurangi kemiskinan dan pengangguran serta memberikan kontribusi bagi  pertumbuhan ekonomi masyarakat. 

Pemerintah Daerah senantiasa akan terus mendorong pertumbuhan UMKM, “kami akan terus memberikan spirit positif dengan mendirikan UMKM Center yang diperkirakan selesai pada 2017 nanti“ tegas Bupati. Menurut Frans Suharmajdi, Dirut Bank Bapas 69, kegiatan motifasi terhadap 1000 UMKM diselenggarakan secara bertahap dengan peserta 200 orang setiap tahapnya dengan tujuan agar gairah keberadaan UMKM bangkit kembali. 

“ini wujud pemberdayaan dari kami (Bank Bapas 69) kepada masyarakat, niat baik kami tidak hanya mencari keuntungan semata tetapi juga pemberdayaan ekonomi kerakyatan. Banyak UMKM kita yang menjadi percontohan dengan berprestasi ditingkat Nasional“ jelas Frans Suharmaji. Selain kepada UMKM Bank Bapas 69 juga telah mengadakan pelatihan terhadap Difabel di Kabuaten Magelang.

Mbah Mo, selaku motivator mengatakan bahwa sebagai pelaku UMKM kita harus ulet sabar, pantang menyerah serta harus memiliki inovasi inovasi sehingga dapat mengikuti selera pasar. Pemilik gerai Bakmi “Dua Jaman Mbah Mo Grup“ yang memiliki tidak kurang dari 30 cabang di seluruh Indonesia ini menuturkan bahwa di indonesia pengusahanya masih sangat kurang, karena suatu negara akan maju apabila banyak pengusahanya.

Agar usaha kita eksis harus  terus berinovasi sehingga produk kita tidak “ketinggalan jaman” serta dapat mengikuti selera masyarakat Sementara Ir. Fatik Wijaya MM, Consultan Motifator GALVARI dari jokjakarta mengatakan bahwa sesungguhnya  yang dibeli orang itu bukan semata mata produknya tapi nilai yang ada pada produknya, Ia menegaskan bahwa produk hanya media untuk melekatnya nilai Oleh karena itu jangan sembarangan didalam membuat sebuah produk. Produk itu hidup dan dapat meneriakkan dirinya, sehingga meskipun dikatakan sebuah produk itu bagus, namun ia dapat berkata bahwa sesungguhnya ia jelek.” Saya ingin membangun itu tegasnya.

***pr.dok kendro humasprotokol 10/2016.****

Last Updated on Monday, 31 October 2016 19:00
 
Ekspo Peternakan Digelar Di Sawangan PDF Print E-mail
Written by Administrator   
Wednesday, 28 September 2016 18:57

Kota Mungkid, 20/9/2016. Pemerintah Kabupaten Magelang lewat Dinas Peternakan dan Perikanan mengadakan ekspo peternakan bertempat di Sentra Peternakan Rakyat (SPR) bertempat di Podosuko Kecamatan Sawangan.

Direktur Jenderal, Direktorat Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan Kementerian Pertanian Republik Indonesi yangdiwakili Ir. Yulianis Noor MM Kasubid Mutu keamanan ternak dan pendaftaran pakan berharap dengan kegiatan ini dapat memberikan penghargaan kepada para peternak dan petugas dalam menghasilkan bibit ternak yang berkualitas. 

Kegiatan ekspo peternakan merupakan pesta bagi insan peternakan untuk menampilkan berbagai keberhasilan yang telah dicapai, sekaligus sebagai ajang transaksi antar pelaku usaha.” Ekspo ini dapat menjadi pesta rakyat karena dirancang melalui kegiatan sentra peternakan Rakyat.” Harapnya.

Kedepan kegiatan ekspo semacam ini diharapkan dapat menjadi event tahunan pesta rakyat khususnya peternak sapi. Karena tidak saja dapat memamerkan pedet-pedet dan bibit ternak yang berkualitas namun sekaligus dapat menjadi ajang pamer produksi bagi para peternak.


Bupati Magelang Zaenal Arifin SIP,mengatalkan bahwa Sentra Peternakan Rakyat ini sebagai upaya memenuhi swasembada daging dan susu yang menunjang tidak hanya di Kabupaten Magelang namun di Jawa Tengah. Kedepan Pemerintah Kabupaten Magaelang akan turut mensukseskan hingga tercapai target 1000 Sentra Peternakan Rakyat hingga 2017 mendatang.

Sentra Peternakan rakyat di Kabuaten Magelang sudah dideklarasikan sejak 2015 yang lalu, merupakan bentuk komitment Pemerintah Kabupaten guna menjaga ketersediaan ternak, terutama sapi potong  yang merupakan salah satu kantong ternak sapi potong di Jawa tengah.

Ekspo Peternakan yang diadakan di Sentra Peternakan Rakyat “TRI MULYO” Podosuko Sawangan ini dapat menjadi contoh bagaimana menegakkan kedaulatan pangan mengingat di Sawangan ini tidak saja sebagai sentra pengembangan sapi potong ja namun juga sebagai produsen beras yang memasok hingga ke daerah lain. 

Ir.Sri Hartini Kepala Dispeterikan mengatakan SPR TRIMULYO ini awal berdiri beranggotakan 800 peternak hingga saat ini sudah mencapai 925 peternak. Populasi ternak sapi potong di Kabupaten Magelang mencapai 78 ribu ekor, induk 42  ribu ekor, aseptor 11 s/d 12 ribu ekor yang tiap tahunya mampu menghasilkan 700 ekor.

Pada kesempatan tersebut Bupati Magelang menyerahkan hadiah berupa piagam dan ternak kambing kepada pemenang  lomba ternak dan kelomok ternak masing masing kepada : Sdr Hadi kelompok Sedyo Utomo (krogowanan, sawangan) juara I lomba ternak induk sapi PO. Yanto, kelompok Lembu Amiluhur sebagai juara I lomba ternak sapi persilangan dan juara I lomba pedet jantan hasil inseminasi buatan. Kamin dari kelompok Mardi Utomo sebagai juara I lomba Pedet Betina hasil inseminasi buatan. Dan kategori kelompok ternak juara I diraih oleh Kelompok ternak Sedyo Utomo, dusun Keron desa krogowanan Kecamatan Sawangan.

 *****pr.dok kendro humas protokol 9/2016 *****


Last Updated on Wednesday, 28 September 2016 19:07
 
BANK BAPAS 69 KEMBALI TOREHKAN PRESTASI TINGKAT NASIONAL PDF Print E-mail
Written by Sukindro   
Wednesday, 07 September 2016 09:53
 

Kota Mungkid, 7/9/2016 Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Kabupaten Magelang  Bank Bapas 69  meneorehkan prestasi yang gemilang yaitu kembali terpilih  menjadi BPR  terbaik tingkat nasional (gabungan antara BPR milik Pemerintah serta swasta) versi majalah Infobank kategori BPR beraSet diatas 500 milyar.

Selain itu pada ajang BUMD dan  CEO Award tahun 2016 yang diselenggarakan oleh Asosiasi Pemerintah Kabupaten/kota se indonesia (APKASI) Bank Bapas 69 meraih tiga kategori penghargan utama yaitu sebagai Top BPR 2016, Top BUMD 2016, dan Top CEO BPR 2016. 

Citra Bank Bapas 69 sebagai mitra Pengusaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) dan pedesaan bisa dijaga dan ditingkatkan dengan baik “ kata Bupati Magelang Zaenal Arifin SIP,  saat pengundian hadiah utama PD BPR Bank Bapas 69 periode 2 tahun 2016 yang berhadiah 2 buah mobil bertempat di Lapangan Dlimas, Tegalrejo.

 

Menurutnya Bank Bapas 69 mampu menjalankan peran gandanya secara baik yaitu menjadi penggrak ekonomi masyarakat sekaligus sebagai bapak asuh bagi pelaku UMKM serta sebagai unit usaha yang profit oriented yang bertujuan meningkatkan kesejahteraan masyarakat Kabupaten Magelang. 

Bupati menegaskan bahwa UMKM mengandalkan sumber daya lokal yang tidak mensyaratkan modal yang besar, relatif tidak terpengaruh terhadap flutuasi kurs, dan menyerap banyak tenaga kerja sehingga berpeluang untuk menekan angka pengangguran.

Oleh karena itu ia menghargai langkah-langkah  Bank Bapas didalam upaya mewujutkan visi besar yaitu menuju sejuta UMKM. 

Frans Suharmaji Direktur utama Bank Bapas 69 mengatakan saat ini jumlah nasabah kredit UMKM mencapai 12.209 atau 41,7% dari kesluruhan nasabah kredit, prosentase ini menunjukkan komitmen untuk mewujutkan sejuta UMKM bukan slogan belaka.” tahun 2015 yang lalu Bapas 69 mendapatkan apresiasi dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) atas komitmenya dalam pengembangan UMKM melalui pengenaan bunga yang hanya 0,5% “ tegas Frans

Tahun 2016 ini Bank Bapas 69 berhasil membukukan laba yang diperoleh per juli 2016 sebelum pajak mencapai Rp 17,9 milyar atau naik 35,3% dibanding tahun lalu.yang disetor ke kas daerah sebesar Rp 10,2 milyar atau naik Rp 1,6 milyar dibandingbsetoran tahun lalu Rp.8,6 milyar.

*Simpanan pelajar diminati* 

Program simpanan pelajar (SIMPEL) yang mejadi salah satu program pemerintah pusat telah ditindak lanjuti oleh Bank Bapas 69 dengan baik.Sejak digulirkan  Maret 2016 hingga saat ini sudah tercatat 3.557 nasabah pelajar dan ditargetkan terus meningkat hingga 5000 nasabah diakhir tahun ini.” Sejak diluncurkan hingga akhir Agustus telah mampu menghimpun dana 1,7 milyar dari 3,77 pelajar padahal pada  bulan Maret lalu jumlah penabung baru 495 orang. Kedepan kita akan terus mengkampanyekan program simpel ini, selain ini mendukung program pemerintah, akan banyak pelajar yang mulai gemar menabung.” katanya.

Simpanan pelajar di kemas dalam fitur yang menarik dengan persyratan yang cukup mudah serta sederhana“ dengan Rp. 50.000 penabung berhak diikutkan dalam penarikan undian berhadiah seperti peserta tabungan utama” jelas Frans Suharmaji. 

Sementara Direktur Pengembangan inklusi Keuangan Otorita Jasa Keuangan (OJK) Eko Ariantoro mengapresiasi langkah Bank Bapas 69 dalam memperkuat simpanan pelajar, menurutnya pemerintah menargetkan 3 juta nasabah simpel di tahun ini.

“Bank Bapas 69 menjadi salah satu bank terbaik yang mampu mengembangkan simpel dengan rata rata jumlah tabungan per anak mencapai Rp.450 ribu, jumlah ini melebihi rata-rata nasional “ katanya. 

Pemerintah melalui OJK menilai program simpanan pelajar ini bisa mengubah *mindset* pelajar bahwa menabung bukan lagi sekedar kewajiban melainkan gaya hidup dalam rangka menyiapkan masa depan.

***** pr.dok kendro humas protokol 9/2016 ******


Last Updated on Wednesday, 07 September 2016 10:02
 
<< Awal < Sebelumnya 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 Selanjutnya > Akhir >>

Page 1 of 18