KEDEPAN DESA HARUS MAJU DAN MANDIRI. PDF Print E-mail
Written by Bag Humas dan Protokol   
Friday, 29 August 2014 07:14
Kota Mungkid 28/8/ 2014. Makin banyaknya dana dana desa yang dikucurkan oleh pemerintah kepada desa serta pengelolaanya dilakukan oleh masyarakat diharapkan akan semakin meningkatkan kemandirian,kemajuan serta kesejahteran masyarakat di tingkat Desa, kata Agung Trijaya Plt Sekda mewakili Bupati Magelang dalam sosialisasi Program Pembangunan Infrastruktur (PPIP ) bertempat di Pendopo Kabupaten Magelang( 28/8).

Sebanyak 50 Desa di  8 Kecamatan se Kabupaten Magelang  mendapatkan Program Pembangunan Infrastruktur Pedesaan ( PPIP) Tahun Anggaran 2014. Program ini didanai dari Kementrian Pekerjaan Umum melalui direktorat Jendral cipta karya. merupakan salah satu bagian dari program PNPM mandiri yang pelaksanaannya dilakukan oleh satuan kerja PIP Kabupaten.

            Menurut Bupati Program pembangunan Infrastruktur Pedesaan di Kabupaten Magelang telah ada sejak tahun 2009, dan hingga tahun 2013 telah dialokasikan untuk 163 desa , Pada tahun  2014 ini Kabupaten mendapatkan alokasi dana PPIP untuk 50 desa walaupun baru 3 desa yang sudah keluar Dokumen Isian Pelaksanaan Anggaran (DIPA) nya untuk menerima alokasi dana masing masing Rp 100 juta, Yaitu Desa Kalirejo, Desa Menoreh, Desa Sidosari Kecamatan Salaman. Untuk itu segera memulai proses kegiatan PPIP tersebut, dan bagi 47 Desa yang lain untuk bersabar menunggu turunnya DIPA  sebagai petunjuk penerimaan dan pemanfaatan dana PPIP.

Lebih lanjut Bupati menekankan bahwa beberapa tahun belakangan ini banyak sekali kegiatan didesa yang dananya langsung dikelola oleh masyarakat atau yang lebih dikenal dengan kegiatan Pemberdayaan masyarakat, Kegiatan ini bertujuan agar masyarakat didesa  dapat semakin berdaya maju dan mandiri sehingga nantinya diharapkan mampu untuk merencanakan, melaksanakan dan mengelola asset yang telah dibangun selama ini.

Kegiatan sosialisasi dirasa sangat penting untuk memberikan bekal pemahaman kepada calon penerima dana PPIP tahun 2014. Serta bagi SKPD terkait dan para pemangku kepentingan yang nantinya bersama satuan kerja PIP Fasilitator teknik dan fasilitator pemberdayaan mendampingi pelaksanan kegiatan di tingkat Desa.

"kami berharap  dengan adanya kegiatan ini dikemudian hari tidak terjadi permasalahan dalam pelaksanaan apalagi sampai ke ranah hukum, oleh karena itu bekerjalah sesuai aturan dan perundang undangan yang telah ditentukan sesuai juklak dan juknis." Tegas Agung.

Dilaporkan ketua panitia  yang juga Kepala Satker PIP Kab Magelang Edi Siswanto bahwa maksud dan tujuan sosialisasi ini untuk memberi pemahaman proses dan tahapan kegiatan PPIP dengan sasaran para unsur dan elemen terutama didesa yang mendapat PPIP.  Dan sebagai pembawa materi adalah Tenaga ahli Manajemen Propinsi Agus Setyanto ST..
 
BUPATI MAGELANG RESMIKAN PLATINUM CINEPLEK. PDF Print E-mail
Written by Bag Humas dan Protokol   
Thursday, 28 August 2014 07:21
Kota Mungkid,27/8/2014. Bupati Magelang Zaenal Arifin SIP, melakukan Grand Opening dan meresmikan Platinum Cineplek PT.Tripar Multivision Plus yang bertempat di Grand Artos Kabupaten Magelang, ditandai dengan pemukulan Gong dan pengguntingan pita secara bersama sama oleh Bupati Magelang, Pimpinan Grand Artos, serta GM Platinum Cineplek.


" Kami berharap dengan berdirinya tempat hiburan keluarga berkelas Internasional yang telah tumbuh di 3 negara dan ke-4 di Indonesia yaitu di Kabupaten Magelang ini, akan memberikan manfaat serta membuka akses  dan kesempatan kerja bagi masyarakat khususnya Kabupaten Magelang " harapnya.

Dengan hadirnya  bioskop Platinum Cineplek di Kabupaten Magelang, khususnya untuk wilayah Mertoyudan juga diharapkan kedepan bisa lebih optimal sebagai pusat perdagangan dan jasa, seiring dengan telah tersedianya pusat perdagangan  dan jasa seperti " Metro Square" dan Armada Town Square" serta berkembangnya pusat perdagangan dan jasa yang lain, sehingga masyarakat Kabupaten Magelang dan sekitarnya dapat mencukupi kebutuhan sehari harinya khususnya kebutuhan hiburan.

Rolandsini, General Manager  Multivision Plus Grup mengatakan bahwa bioskop ini merupakan satu satunya dan pertama di Kabupaten Magelang dengan kapasitas 5 teater dan total kapasitas 920 kursi.

 
Platinum Cineplek merupakan devisi usaha dari Multivision grup yang banyak memproduksi film dan sinetron. tiga tahun terakhir ini kami mulai mengembangkan produksi  Cineplek di empat Negara. Di Indonesia sendiri ini merupakan yang keempat setelah Cibinong, Solo,Sidoarjo dan magelang."ini merupakan bioskop kami yang terbaik" katanya.

 
Bioskop di Indonesia telah ada 200 lokasi bioskop dengan kapasitas 900 layar namun sangat disayangkan bioskop yang ada saat ini hanya terpusat di ibu kota Propinsi, sehingga yang terjadi adalah akses bagi para pecinta film harus menempuh jarak yang jauh untuk menuju ke propinsi.
 

Dengan alasan itulah maka kami antusias berinvestasi di Kabupaten Magelang yang sangat  sejuk ini, yang memiliki   mall yang fasilitasnya tidak kalah dengan kota kota besar seperti Jakarta, sehingga masyarakat tidak perlu lagi ke Jogjakarta untuk menonton sehingga akan menambah daya tarik wisata untuk Magelang.
 

Direktur utama Armada Town Square Amelia Widiatmika berharap dengan kontrak Platinum Cineplek yang cukup lama dapat memenuhi kebutuhan hiburan yang positif serta dapat berkembang dan berinofasi seiring dengan perkembangan Armada Town Square.

Dengan adanya Cinema ini Magelang akan lebih dikenal serta memiliki daya tarik bagi pengunjung dari luar kota.

 

******pr.dok kendro humas protocol 8/2014.****
 
KOPERASI MAMPU BERTAHAN DISAAT KRISIS. PDF Print E-mail
Written by Bag Humas dan Protokol   
Friday, 08 August 2014 16:30
Kota Mungkid, 7/8/2014. Peranan Koperasi khususnya koperasi Indonesia telah mendapatkan pengakuan dari Perserikatan Bangsa Bangsa melalui resolusinya yang mengakui bahwa peran koperasi sebagai organisasi usaha telah terbukti disamping mampu bertahan dalam keadaan krisis ekonomi global,mampu juga meningkatkan pertumbuhan ekonomi, membuka lapangan pekerjaan, menurunkan tingkat kemiskinan dan meningkatkan kemakmuran rakyat " Hal ini disampaiakan oleh  Bupati Magelang  Zaenal Arifin Sip  dalam sambutan tertulisnya pada upacara dan jalan santai memperingati Hari Koperasi ke 67  tingkat Kabupaten Magelang bertempat di Halaman Kabupaten Magelang.

Lebih lanjut Bupati berharap dengan momentum peringatan hari koperasi ini, akan memberikan semangat yang lebih besar lagi bagi pertumbuhan dan perkembangan koperasi agar semakin mandiri,kuat dan berdaya saing, serta semakin besar peranya dalam peningkatan perekonomian di Kabupaten Magelang.

Dengan niat dan tekat yang kuat serta kerja keras, koperasi bersama dengan usaha mikro kecil dan menengah kita, mampu meningkatkan pertumbuhan perekonomian " oleh karena itu marilah bersama sama kita  perkuat koperasi dengan kemandirian untuk kemakmuran masyarakat Kabupaten Magelang " ajaknya.

Drs. Edi Susanto Kepala Dinas Perindustrian Koperasi dan UMKM Kabupaten Magelang mengatakan bahwa saat ini di Kabupaten Magelang  terdapat 574 koperasi yang aktif, sedangkan 131 koperasi tidak aktif.Untuk itu melalui gerakan  masyarakat sadar koperasi, kita harus mendorong agar koperasi yang tidak aktif tersebut segera bangkit kembali.

Pada kesempatan tersebut Bupati Magelang menyerahkan penghargaan kepada koperasi berprestasi tahun 2014 antara lain kepada :

KPRI Dwija Salaman sebagai juara lomba dari aspek Organisasi.

KPRI Gotong Royong Tempuran, juara lomba aspek Tata laksana dan Manajemen.

KPRI Melati Muntilan, juara lomba aspek Produktivitas.

Koperasi Karyawan Karya Husada RSU Muntilan.juara lomba aspek pengembangan dan daya Saing.

 

*****pr dok kendro humasprotokol 8/2014*****
Last Updated on Friday, 08 August 2014 16:34
 
BUPATI SIDAK DI PASAR TRADISIONAL MUNTILAN PDF Print E-mail
Written by Bag Humas dan Protokol   
Wednesday, 23 July 2014 08:12
Kota Mungkid,22/7/2014. Dalam rangka melihat kesiapan pasar menghadapi lebaran yang akan datang, Bupati Magelang Zaenal Arifin SIP,bersama dengan jajaran Muspida dan instansi terkait melakukan inspeksi mendadak di Pasar Tradisional Muntilan, PO Ramayana, Swalayan Laris, terminal Bus Muntilan serta Agen LPG di Sraten, Mertoyudan.

Sidak Bupati dimaksudkan guna mengetahui stok maupun perkembangan harga barang-barang kebutuhan pokok masyarakat menjelang lebaran seperti , Beras, Daging, telur Dll.

“ kami hanya ingin memastikan stok serta cadangan kebutuhan pokok masyarakat di Kabupaten Magelang dalam kondisi aman, sehingga masyarakat utamanya menengah kebawah kebutuhanya dapat terpenuhi dengan baik “ tegasnya.

Bupati berharap hingga lebaran nanti tidak terjadi lonjakan harga yang berarti sehingga kebutuhan pokok yang setiap menjelang lebaran permintaanya cenderung naik karena masyarakat biasanya melakukan aksi borong guna persiapan lebaran tidak terjadi.

Dari hasil pantauan di pasar harga- harga sedikit naik namun masih dalam batas kewajaran,seperti beras dengan jenis Ir 64 berkisar antara Rp. 8.500 s/d Rp.8.700/kg begitu pula daging Sapi/ kambing kondisi bagus Rp.96.000,-/kg.

Usai melakukan pemantauan di swalayan Laris meskipun tidak ditemukan makanan/ kemasan yang kedaluarsa Bupati berpesan kepada pemilik swalayan untuk terus meningkatkan pengawasan terhadap daganganya, sehingga tidak sampai terjadi kemasan yang kedaluarsa atau rusak sehingga konsumen akan terlindungi.

Ny.Siti pedagang beras di los pasar Muntilan mengatakan bahwa harga beras boleh dikatakan sangat stabil, “ kalau ada kenaikan sifatnya hanya sedikit, itu saja karena menjelang lebaran angkutanya jadi sulit” katanya.

Sementara Kristanto selaku pemilik PO Ramayana mengatakan bahwa perusahaanya selalu mengedepankan keamanan maupun kenyamanan penumpang dengan selalu melakukan Kontrol atas kelaikan bus serta membekali armadanya dengan surat surat lengkap baik itu uji kendaraan maupun awak kendaraan yang dalam kondisi prima mengingat setiap bus di awaki oleh dua sopir yang bergantian.

Untuk lebaran kali ini perusahaanya mengoperasikan sebanyak 135 bus, 100 bus untuk melayani jurusan Jakarta dan sekitarnya, sementara 35 bus guna melayani transportasi lokal seperti Semarang-Jogjakarta.

 

******pr.dok kendro humasprotokol 7/2014 ****
Last Updated on Wednesday, 23 July 2014 08:13
 
BUPATI AJAK AGAR MASYARAKAT WAJAR HADAPI LEBARAN. PDF Print E-mail
Written by Bag Humas dan Protokol   
Tuesday, 22 July 2014 09:01
Kota Mungkid 21/7/2014. Bupati Magelang Zaenal Arifin SIP, mengajak kepada masyarakt Kabupaten Magelang didalam menyambut datangnya hari raya Idul Fitri untuk mengkonsumsi barang-barang dalam taraf yang wajar dan tidak perlu berlebihan “ mari kita sambut lebaran dengan penuh kegembiraan, penuh khidmat, tetapi tidak perlu larut dalam arus konsumerisme yang berlebihan “ himbau bupati dalam pembukaan pasar murah menghadapi lebaran bertempat di Pendopo Lapangan Supardi Kota Mungkid.
 

Hari ini kita menyelenggarakan pasar murah yang merupakan salah satu bentuk antisipasi bahwa setiap menjelang lebaran ketika permintaan  terhadap barang, utamanya kebutuhanpokok meningkat maka  harga juga dipastikan juga ikut naik.
 

” di beberapa daerah terutama yang transportasinya sulit barang-barang kebutuhan pokok tidak hanya harganya yang mahal, tetapi barangnya juga tidak tersedia semoga hal ini tidak terjadi di Kabupaten Magelang“ katanya


Ia berharap meskipun ada kenaikan harga semoga masih dalam taraf yang wajar, sehingga tidak menimbulkan gejolak ekonomi yang begitu berarti. Namun demikian kita tetap harus mewaspadai melonjaknya harga dan terbatasnya persediaan beberapa kebutuhan pokok khususnya mendekati datangnya lebaran, karena jika sampai harga barang kebutuhan pokok terus merangkak naik, maka dipastikan yang paling merasakan dampaknya adalah saudara kita yang kurang beruntung.

 
Menurut Drs.Edi Susanto, Kepala Disperinkop dan UKM Kabupaten Magelang selaku penanggung jawab kegiatan pasar murah mengatakan bahwa pasar murah kali ini berlangsung selama 2 hari ( 21-22/7)dengan menyediakan 2000 paket senilai Rp.50.000,- dijual dengan harga Rp. 15.000,-.

Selain 2000 paket sembako yang dijual di pasar murah, Asosiasi BMT Kabupaten Magelang juga membagikan 4080 paket sembako bagi warga kurang mampu diberbagai lokasi di Kabupaten Magelang.


Disamping  paket sembako juga dibagikan 600 voucher belanja gratis senilai Rp.5000,- kepada pengunjung pasar rakyat atas partisipasi dari panitia HUT Koperasi ke 67 tahun 2014  dan Pusat Koperasi Pegawai Republik Indonesia (PKPRI) Kabupaten Magelang,

 
Pasar murah menyambut lebaran diikuti oleh 38 stand antara lain : 6 stand penjualan sembako murah bersubsidi, 30 stand untuk penjualan bahan penunjang kebutuhan menyambut lebaran yang berasal dari Koperasi, Asosiasi BMT, UMKM,IKM,dan kelompok usaha. Serta 2 stand dari Agen dan pengusaha besar pabrikan.
 

*****pr.dok kendro humas protocol 7/2014 *****
Last Updated on Tuesday, 22 July 2014 09:06
 
<< Awal < Sebelumnya 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 Selanjutnya > Akhir >>

Page 1 of 10