SMS Center Dari AMIN : saya mau tanya kalau membuat akta klahiran lbh dri 60hri kena dnda 25rb dnda itu dihitung perbulan atau gma.swn , Jawaban : tidak di hitung perbln, utk pencatatn akta sblm sampai 60 hari sejak kelahiran GRATIS, jika lbih dari 60 hari kena denda/ bayar 25 rb(disdukcapil) || Dari NAMA : mengapa nomor KK 3308122803160003 kami belum terinput di sistem adminduk nasional. Sehingga nomor KK kami tdk dikenali , Jawaban : data kami adalah data terbaru,bila ada instansi lain yg menggunakan dan tdk sama berarti blm update data dari kami,info lbih lanjut silahkan dtng ke capil(disdukcapil) || Dari AMIN : saya mau tanya gimana cara mengurus akta kelahiran sdangkan ank sya sdh umur 2th apa saja syaratnya dan berpa biayanya?swn , Jawaban : ke Disdukcapil dgn membawa srt kelahiran , fc KTP-el ortu dan fc KTP-el 2 orang saksi, fc KK,utk pencatatan akta kelahiran lbih dri 60 hr kena denda 25 rb(disdukcapil) || Dari ADE TEGUH FEBRIANTO : saya domisili di semarang,apakah pembuatan KTP-el bisa dilakukan di disdukcapil magelang?jika bisa persy , Jawaban : Pada Prinsipnya bisa baik rekam maupun cetak e-KTP Luar Domisili, tapi utk sementara Aplikasi Cetak Luar Domisili masih error(disdukcapil) || Dari MUH IKHSAN : bikin e ktp brp hr prosesy? , Jawaban : Sesuai Perda Kab. Magelang pengurusan Administrasi kependudukan maksimal 14 hari(disdukcapil) || Dari MUH IKHSAN : E ktp sy dr th 2013 smp skrg blm jadi krn mslh status,kira kira kl durus lg brp hari jadiy??? , Jawaban : silahkan ke disdukcapil dgn membawa berkas, nti kita pelajari permasalahannya dan kita kasih solusi(disdukcapil) || Dari LUSI YOLANDA : Syarat untuk pembuatan Koperasi apa saja ya? , Jawaban : akta pendirian,AD/ART,Daftar hadir rapat pembentukan, berita acara pembentukan koperasi dll.info lebih lengkap silakan konsultasi langsung ke kantor kami(disperinkop) || Dari SULAIMAN : bisakah membuat akta kelahiran tanpa ada surat lahir? Dulu lahir lewat dukun, sudah ke kelurahan tetapi tidak bisa , Jawaban : bisa, silahkan ke Disdukcapil dgn membawa surat kelahiran dari desa, fc KTP-el ortu dan fc KTP-el 2 orang saksi, fc KK,ijazah SPTJM( blangko di dinas )(disdukcapil) || Dari SULAIMAN : adakah denda untuk keterlambatan membuat akta kelahiran yang lebih dari 1 tahun? Terima kasih. , Jawaban : sesuai perda kab.Magelang pengurusan akte kelahiran lebih dari 60 hari stlh kelahiran kena denda 25 rb(disdukcapil) || Dari HENDRA : syarat pencatatan pernikahan di kab magelang apa saja? saya ktp mgl sdg calon istri ktp bangka. thx , Jawaban : utk muslim bisa menghub KUA, non muslim ke Disdukcapil dgn membawa srt ket perkawinan dr pemuka agama, fc akta kelhrn, fc KTP,KK, srt ket baptis,srt nikah dri disdukcapil domisili,syrt lain ke disdukcapil(disdukcapil) || Dari EVIA NURAINI : Jam brp kantor capil ttup pada hari sabtu bsk? Trims , Jawaban : utk bsok sabtu tgl 2 juli 2016, jam pelayanan pendaftaran sampai dengan jam 12.00 WIB(disdukcapil) || Dari DWI YUNIYARTI : apakah data kk suami saya belum diupdate karena dalam kk anak ada 2 tapi saat didaftarkan bpjs hanya muncul 1 , Jawaban : sdh update, di sistem database kami tercetak sesuai KK yaitu dgn 2 putra(disdukcapil) || Dari WIDIYARTO : Sugeng enjang, mau tanya utk pengurusan KK berapa hr dan KTP berapa hr selesai. Mtnw , Jawaban : sesuai Perda pengurusan KK dan KTP maksimal 14 hari(disdukcapil) || Dari DWI : slmt siang, kalau mau kerjasama pelatihan UMKM menghubungi siapa ya ? Trims , Jawaban : silakan datang ke kantor Dinas Perinkop dan UMKM pada jam kerja menemui staf bidang industri atau bidang UMKM (disperinkop) || Dari THADIN : apa saat ini ada program bantuan dana untuk usaha ukm? , Jawaban : Sejak tahun 2011 sudah Tidak ada lagi program dana bergulir. silakan langsung akses program kredit lunak untuk UMKM atau KUR melalui perbankan (disperinkop) || Dari MUHAMAD HUSNUL KHULUQ : mohon info domisili sesuai database. Smpat cek lwat apps domisilinya beda. Trims , Jawaban : NIK dan nama tsb di adatabase kami tercatat berdomisili di ds Argopeni RT/RW 5/4 Sudimoro, Srumbung, Magelang(disdukcapil) || Dari EVIA NURAINI : Apa sajakah syarat utk mengubah agama di ktp? Posisi sy skrg muslim mau pindah ke katolik. Trims , Jawaban : Surat pernyataan pribadi, surat ket dari pemuka agama/ gereja, FC kk, Fc KTP(disdukcapil) || Dari NURI : Untuk Legalisir KK & KTP apakah di disdukcapil? , Jawaban : ya di disdukcapil, atau di kecamatan sesuai kebutuhan(disdukcapil) || Dari NURI : Kartu Keluarga saya masih yg lama tanda tangan camat, belum catatan sipil. Apakah KK itu masih bisa dipakai/masih aktif? , Jawaban : KK dinyatakan masih berlaku/ aktif jika nomor KK sudah 3308 dan tidak ada perubahan elemen datanya(disdukcapil) || Dari RIAN : tanya data kependudukan atas NIK 3308206404900001 , Jawaban : mohon maaf data identitas bersifat rahasia, jika membutuhkan data tsb silahkan datang langsung ke disdukcapil(disdukcapil) ||



PERTAMINA JAMIN KELANGKAAN LPG 3 KG TIDAK AKAN TERJADI PDF Print E-mail
Written by Kendro-Humasprotokol   
Monday, 27 June 2016 08:49
 
Kota Mungkid, 25/6/2015. Dalam rangka menghadapi Hari Raya Idul Fitri 1437H yang tinggal beberapa hari lagi Pemerintah Kabupaten Magelang telah melakukan berbagai persiapan persiapan guna mengantisipasi situasi dan kondisi di lapangan, agar puasa dan perayaan Hari RayaIdul Fitri dapat dilaksanakan dengan aman dan nyaman.

“Berkaitan  stabilitas harga dan kebutuhan pokok menjelang bulan Ramadhan dan Hari Raya Idul Fitri,Pemerintah Kabupaten Magelang bersama dengan instansi terkait telah melakukan langkah-langkah pendahuluan guna mengantisipasi permasaahan yangterjadi” kata Bupati Magelang Zaenal Arifin SIP dalam dialog interaktif di Studio Gemilang FM bersama PT.Pertamina.

Menurut Buapati salah satu yang menjadi perhatian Pemerintah Kabupaten Magelang adalah ketersediaan LPG 3 kg di masyarakat.” Kami menyadari adanya kekhawatiran warga masyarakat terhadap kemungkinan kelangkaan LPG 3 Kg, kami telah berkoordinasi dengan pertamina guna mengantisipasi adanya peningkatan permintaan penggunaan LPG 3 kg, sehingga kami harapkan masyarakat untuk tidak perlu khawatir lagi akan terjadi kekurangan“ tegasnya.

      
Momentum lebaran sangat erat kaitanya dengan permasalahan tradisi mudik atau pulangkampung yang dilakukan oleh jutaan orang dalam waktu yang hampir bersamaan,dan wilayah Kabupaten Magelang menjadi salah satu derahtujuan pemudik.Kondisi tersebut tentunya akan berpengaruh pada meningkatnya kebutuhan LPG 3 kg.

Bupati menghimbau agar masyarakat dapat menggunakan energi termasukLPG 3kg sesuai degan kebutuhan serta tidak perlu khawatir akan adanya kelangkaan karena prtamina telah menjamin tidak akan terjadi kelangkaan. Kepada pengusaha seperti hotel, restoran, komersial, industri, peternak ayam dan lain lain untuk tidak menggunakan LPG 3 kg dan menggunakan LPG non subsidi.

Didi Andrian Indra, Comunication & Relation Pertamina Jawa bagian Tengah didampingi Agung Surya Pranata sales Eksekutif LPG VIII Eks Karesidenan Kedu mengatakan bahwa PT Pertamina Yogyakarta selaku pihak yang bertanggung jawab akan terjaminya stok LPG 3Kg di masyarakat menjamin bahwa tidak akan terjadi kelangkaan, Oleh karena itu ia menghimbau kepada masyarakat untuk tidak khawatir serta menghimbau agar tidak ada pihak pihak yang menimpun atau menyimpan stok terlalu banyak.

PT Pertamina pada awal puasa telah melakukan penambahan , pada bulan Mei 2016 sebanyak 9 dari kuota bulanan, sedangkan pada bulan Juni ada penambahan 14% dari kuota bulanan. Khusus untuk bulan Juni 2016 porsi alokasi penambahan tersebut akan lebih didistribusikan pada H-7 s/d + 7 lebaran namun demikian apabila dilapangan ternyata masih kekurangan kami siap melakukan penambahan melalui penambahan kuota harian  dan operasi pasar di wilayah tertentu sehingga kebutuhan terhadap LPG 3kg di Kabupaten Magelang dapat terpenuhi.

***pr.dok kendro humasprotokol 6/2016 *****
Last Updated on Monday, 27 June 2016 09:02
 
PASAR BANDONGAN DI CANANGKAN SEBAGAI PASAR SEHAT PDF Print E-mail
Written by Kendro-Humasprotokol   
Monday, 06 June 2016 11:04

Kota Mungkid, 3/6/2016. Bupati Magelang Zaenal Arifin SIP, Meresmikan pasar Bandongan sekaligus mencanangkanya sebagai Pasar Sehat di Kabupaten Magelang.” Ini yang pertama kali saya resmikan pasar tradisional, meskipun kecil namun pasar Bandongan cukup representatif “ katanya.

Lebih Lanjut menurut Bupati, Pasar rakyat merupakan wadah bagi aktifitas pelaku ekonomi kecil, menengah maupun pelaku ekonomi lainya sekaligus menjadi pusat produk beragam kebutuhan pokok. Di pasar ini masyarakat bisa memperoleh kebutuhan pokok dengan harga yang relatif terjangkau.

Bupati optimis setelah dicanangkan sebagai pasar sehat, eksistensi pasar tradisional akan terjadi dan mampu bersaing dengan pasar modern yang kian berkembang, namun pasar rakyat memiliki salah satu keunggulan yaitu disini terjadi interaksi intensif antara pedagang dan pembeli.

Pasar bandongan terletak di lokasi yang aman dengan bangunan yang memadai, sanitasi yang sehat karena didukung perilaku sehat oleh pedagang dan pembeli.selain itu pasar Bandongan juga dilengkapi  dengan mushola, toilet, sarana pengamanan, tempat pelayanan kesehatan serta pelayanan managemen pengelolaan pasar yang baik.

Pasar baru Bandongan yang diresmikan merupakan pengganti pasar lama yang terbakar pada 2012 silam, Pasar Bandongan yang dibangun dengan dana 13,5 milyar dari APBD Kabupaten Magelang Ta.2013-2015 ini terdiri dari dua lantai mampu menampung lantai 1 43 kios dan 132 los, lantai 2 menampung 150 pedagang lesehan, sedangkan lantai Baseman digunakan sebagai tempat parkir sepeda motor.

Usai menggunting pita sebagai tanda diresmikanya pasar baru Bandongan Bupati Magelang meninjau los pasar serta berbagai fasilitas yang ada di pasar tersebut.


*.Ramai dikunjungi.*

Kepala Dinas Perdagangan dan Pasar Kabupaten Magelang Drs. Asfuri M.Si, mengatakan meskipun baru beroperasi, aktifitas di pasar baru Bandongan sudah mulai ramai dikunjungi. Hal ini terlihat di lantai Baseman dengan kapasitas 150 sepeda motor, tidak mampu menampung parkir sepeda motor pedagang dan pembeli.


Pencanangan pasar sehat ini sesuai amanat SK Kementerian Kesehatan RI Nomer 519/menkes/SK/VII/2008 “Kebijakan itu ditindak lanjuti dengan  terbitnya perda nomer 7 tahun 2013 tentang penataan dan pembinaan pasar tradisional, pusat perekonomian jasa dan toko modern“ tegas Asfuri.

*****pr.dok kendro humasprotokol 6/2016 *****
Last Updated on Monday, 06 June 2016 11:29
 
PEDAGANG DAGING DI KABUPATEN MAGELANG DISERTIFIKASI PDF Print E-mail
Written by Kendro-Humas Protokol   
Saturday, 28 May 2016 15:28
Kota Mungkid, 25/5/2016. Dalam rangka meningkatkan penyediaan daging yang aman dan layak konsumsi Dinas Peternakan dan Perikanan Kabupaten Magelang akan memberikan Strategi penjaminan penyediaan daging Aman, Sehat, Utuh, Halal (ASUH) di Pasar Tradisional Kabupaten Magelang akan melakukan pemberian sertifikasi kepada pedagang daging di pasar tradisional serta program fasilitasi kios daging pasar tradisional secara bertahap dan berkelanjutan.

Menurut Ir. Sri Hartini Kepala Dispeterikan Kabupaten Magelang mengatakan ada 288 pedagang daging baik ayam maupun sapi yang  tersebar di pasar tradisional se wilayah Kabupaten Magelang.Untuk tahap awal akan dilakukan di pasar Tradisional Grabag dan Salaman sebagai bentuk penjaminan peredaran Bahan Pangan Asal Hewan (BPAH) khusnya di wilayah Kabupaten Magelang.

“nantinya semua kios daging akan kita pasangi sertifikat  dengan logo halal dari MUI dan Dinkes sebagai jaminan  bahwa daging yang dijual di kios  ini sudah melalui proses pengawasan serta penyembelihan dengan baik dan ASUH” jelas Sri Hartini.

Launching kegiatan tersebut akan dilaksanakan pada Juni mendatang oleh Bupati Magelang Zaenal Arifin,SIP, Hal ini  guna meyakinkan pada masyarakat bahwa Pemerintah Kabupaten Magelang sangat serius dalam menjamin peredaran Bahan Pangan Asal Hewan khususnya daging yang Aman Sehat Utuh dan Halal.

Perlu disadari bahwa untuk dapat mewujudkan penyediaan daging yang aman, sehat, utuh dan halal (ASUH) di pasar tradisional pada kenyataannya relatif berat mengingat permasalahan yang dihadapi tidak sekedar masalah teknis tetapi juga masalah sosial yang justru relatif dominan.

Untuk itu sangat diperlukan komitmen yang kuat dari Pemerintah Daerah dan semua stakeholder terkait untuk mendukung pelaksanaan program ini. Diharapkan dengan terealisasinya fasilitas kios daging di pasar tradisional serta sertifikasi terhadap pedagang maka daging yang dijajakan dapat terjamin keamanan dan kelayakannya sebagai bahan pangan bagi masyarakat, sekaligus juga akan dapat mencegah terjadinya praktek penyimpangan kualitas daging yang beredar di masyarakat.


Demi  menjamin produk asal peternakan yang ASUH. Kami melakukan  pengawasan peredaran maupun perdagangan daging secara rutin di pasar-pasar tradisional ataupun pengawasan lalu-lintas daging di perbatasan antar Kabupaten/Kota.

Kegiatan pengawasan peredaran daging di pasar tradisional dilakukan secara rutin 2 kali dalam sebulan, yaitu meliputi pendataan pedagang baru, pembinaan pedagang, pemeriksaan lapak pedagang dan pemberian secara Cuma-Cuma celemek atau perlak untuk alas lapak. Untuk pedagang yang dinilai sudah memenuhi persyaratan, Dinas Peterikan memberikan sertifikat yang menandai bahwa pedagang tersebut sudah menjual daging yang Aman Sehat Utuh dan Halal.

Dengan adannya sertifikat tersebut akan memudahkan masyarakat untuk membeli daging yang terjamin kualitasnya dan akan memberikan efek secara tidak langsung kepada pedagang daging yang lain yang belum sesuai standar untuk memperbaiki kekurangannya.

******pr.dok kendro humasprotokol 5/2016 ******
 
Mendag Minta Petani Manfaatkan Aplikasi Bawang Merah Brebes PDF Print E-mail
Written by Diskominfo-Fanny   
Wednesday, 13 April 2016 10:02
Mendag Minta Petani Manfaatkan Aplikasi Bawang Merah Brebes

Menteri Perdagangan Thomas Trikasih Lembong meminta petani dan pedagang untuk memanfaatkan Sistem Informasi Bawang Merah Brebes (SI BMB). SI BMB ini menyajikan berbagai informasi seperti harga, stok, dan distribusi bawang merah yang ada di Brebes. "Sistem aplikasi online yang dikembangkan oleh Kementerian Perdagangan ini dapat membantu ekonomi rakyat di era ekonomi digital. Saya berharap para petani dan pedagang dapat memanfaatkan aplikasi online ini,” jelas Mendag Tom Lembong, di Brebes. . Sistem ini secara spesifik diperuntukkan bagi wilayah Kabupaten Brebes guna memantau komoditas bawang merah Sampai saat ini SI BMB telah diakses rata-rata sebanyak 50 orang per hari atau sebanyak 700 orang petani dan pedagang perantara. Kemendag akan terus memperluas penggunaan dan penerapan sistem ini ke depannya.

Data diterima dan diolah dari sejumlah pihak, seperti Dinas Perdagangan dan Dinas Pertanian Brebes, Asosiasi Bawang Merah Indonesia, serta Pengelola Pasar. Sistem pemantauan dilakukan secara harian melalui 2 jenis metode.

Pertama, melalui aplikasi mobile atau sms request dengan mengirimkan SMS ke nomor 0821-1288-7476.
 
Dari Brebes, Presiden Luncurkan Program Sinergi Aksi untuk Ekonomi Rakyat PDF Print E-mail
Written by Tim Komunikasi Presiden dan Tim PIKP Kementerian Kominfo   
Tuesday, 12 April 2016 12:16
SIARAN PERS:
Dari Brebes, Presiden Luncurkan Program Sinergi Aksi untuk Ekonomi Rakyat
Presiden Joko Widodo dan Ibu Negara Iriana Joko Widodo bertolak ke Brebes, Provinsi Jawa Tengah dengan menggunakan Helikopter Super Puma TNI AU dari Pangkalan TNI AU Atang Sandjaja, Kabupaten Bogor. 

Dalam kunjungan kerja ke Desa Larangan, Kecamatan Larangan, Brebes, Jawa Tengah, Senin, 11 April 2016, Presiden akan meluncurkan Program Sinergi Aksi untuk Ekonomi Rakyat.  Program ini bertujuan untuk mengentaskan kemiskinan dan meningkatkan taraf hidup pelaku usaha di pedesaan, dengan cara memberikan kesempatan bekerja/berusaha yang layak bagi petani, peternak, dan nelayan. 

Program ini dilaksanakan dibawah koordinasi Kementerian Koordinator bidang Perekonomian (Kemenko Perekonomian) dengan melibatkan banyak kementerian, yakni Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Kementerian Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah (Kementerian Koperasi dan UKM), Kementerian Pertanian (Kementan), Kementerian Komunikasi dan Informasi (Kominfo), Kementerian Perdagangan (Kemendag), Kementerian Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Kemendes), serta Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR). 

Adapun dalam kegiatan ini, program yang akan disinergikan untuk memberikan kesempatan bekerja/berusaha yang layak bagi petani, peternak, dan nelayan tersebut adalah, satu, program sertifikasi tanah atau lahan bagi para petani melalui Kementerian ATR/BPN dan Kemen BUMN serta Bank BUMN. 

Program lainnya adalah sinergi Program Kredit Usaha Rakyat (KUR) dengan Program Inklusi atau pendalaman pasar keuangan. Sinergi ini bertujuan memudahkan pelaku usaha dalam mengakses layanan keuangan di pedesaan. Program ini merupakan sinergi Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Bank Indonesia (BI), dan Kementerian Koperasi dan UKM serta perbankan. 

Program ini memberikan kemudahan kepada pelaku usaha yang berada di daerah karena tidak perlu lagi mencairkan kreditnya dengan mendatangi bank-bank di kota, tapi cukup mencairkan melalui penyalur-penyalur yang disebut sebagai agen laku pandai sebagai perpanjangan tangan perbankan di daerah-daerah.

Sinergi dalam bidang produksi meliputi sarana dan prasarana, bibit, pupuk, serta penyuluh yang akan melibatkan sinergi dua kementerian yaitu Kementan dan Kementerian PUPR.  

Dalam hal pemasaran, pemerintah juga akan mulai mengenalkan sistem pemasaran produk hasil pertanian dengan sistem online (e-commerce) melalui pengembangan sarana dan prasarana IT sebagai upaya untuk memangkas rantai distribusi hasil produksi dari petani kepada konsumen. Tujuannya adalah untuk menjaga ketersediaan komoditas pangan dan stabilitas harga sampai pada tingkat konsumen. 

Contoh aplikasi e-commerse yang digunakan adalah aplikasi info pasar, market place seperti limkilo.id, kumis.com, dan sebagainya. Sinergi pemasaran ini melibatkan tiga kementerian yaitu Kementerian Kominfo, Kemendag, dan Kementerian Koperasi dan UKM.  

Pada siklus distribusi petani memerlukan gudang sebagai tempat penampungan produk, pasar, dan kurir.  Lebih dari itu semua, transportasi desa menjadi jantung yang akan menggerakan perekonomian masyarakat desa.  

Sertifikasi Hak Atas Tanah (SHAT)
Hal paling mendasar dalam memberikan kesempatan bekerja/berusaha yang layak bagi petani, peternak, dan nelayan adalah memiliki aset berupa tanah. Karena itu sertifikasi hak atas tanah (SHAT) menjadi siklus pertama. 

SHAT dimaksudkan untuk pertama, memberikan kekuatan hukum atas kepemilikan hak atas tanah. Kedua, memfasilitasi penyediaan aset yang dapat digunakan sebagai jaminan untuk memperoleh modal usaha.  Ketiga,  meningkatkan kepastian keberlangsungan usaha penerimaan manfaat.  

Sementara tujuan SHAT adalah, pertama, memberikan kepastian/status hukum atas kekayaan (aset) milik masyarakat para peserta program. Kedua, memberikan jaminan para peserta program untuk meningkatkan kualitas lingkungan sosial dan ekonomi yang layak, permanen, dan sehat. Ketiga, meningkatkan kepastian usaha peserta program melalui  kepemilikan aset berupa tanah yang dapat digunakan sebagai agunan untuk mengakses sumber-sumber permodalan. 

Brebes Proyek Percontohan Pengentasan Kemiskinan 
Ada beberapa alasan mengapa Brebes dipilih menjadi tempat protek percontohan pengentadan kemiskinan. Pertama, karena Brebes merupakan sentra produksi bawang Indonesia, dan bawang adalah komoditi yang berkontribusi cukup besar pada inflasi. Tetapi faktanya kesejahteraan petani bawang relatif rendah, sebab sebagian besar keuntungan dinikmati pedagang perantara. Melalui peluncuran program ini diharapkan kesejahteraan petani bawang dapat meningkat dan menjadi contoh bagi pelaku usaha di daerah lainnya. 

Turut mendampingi Presiden dan Ibu Iriana dalam kunjungan ke Brebes, Menteri Sekretaris Negara Pratikno dan Sekretaris Kabinet Pramono Anung. Presiden dan rombongan direncanakan kembali ke Jakarta pada sore hari. 

*Tim Komunikasi Presiden dan Tim PIKP Kementerian Kominfo


 
<< Awal < Sebelumnya 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 Selanjutnya > Akhir >>

Page 1 of 17
?>