SMS Center Dari SLAMET ROHMAT : mohon info blangko sudah ada belum dan kapan proses percetakanya?sdh 3 bln e-ktp blm jadi. Trima kasih , Jawaban : Blangko dari Pusat blm tersedia, sementara bisa cetak surat keterangan pengganti KTP-el(disdukcapil) || Dari MUHAMMAD ONTO KUSUMO : apakah saya bisa mendapat data kependudukan warga desa kaliabu, kec salaman, untuk kepintingan penelitian , Jawaban : silahkan mengajukan permohonan sesuai prosedur(disdukcapil) || Dari AGUS RIANTO : ktp kapan jadinya , Jawaban : masih menunggu ketersediaan blangko KTP-el dari Pusat, sementara bisa cetak surat keterangan pengganti KTP-el(disdukcapil) || Dari HARMADI : e ktp saya atas nama harmadi udah jadi belom ya ? , Jawaban : Status siap cetak menunggu Blangko KTP-el dari pusat , smtr bisa cetak surat keterangan pengganti KTP-el (disdukcapil) || Dari PANJI ASMORO : syarat bikin ktp apa aja . Soalnya ktp lama hilang . , Jawaban : monggo ke Disdukcapil dgn membawa foto copy KK dan surat kehilangan dari kepolisian(disdukcapil) || Dari YUDHA FEBRIAN AL FANI : EKTP saya udah Jadi blm ya? Maksih , Jawaban : status Print Ready Record atau siap cetak, menunggu ketersediaan Blangko dari pusat, smtr bisa cetak surat keterangan sebagai pengganti9 KTP-el(disdukcapil) || Dari ANDI NUGROHO : ektp saya jadi blm ya? Jadwal pengambilan 11november2016. Saat ini blangko ada belum ya? , Jawaban : Blangko KTP-el dari pusat belum tersedia, smtr bisa cetak surat keterangan pengganti KTP-el (disdukcapil) || Dari SEPTIRAHAYU : tanggal berapa e-ktp bisa diambil? , Jawaban : Blangko KTP-el dari pusat belum tersedia, smtr bisa cetak surat keterangan pengganti KTP-el(disdukcapil) || Dari SUSILA HADIYATI : Saya sudah punya akta lahir yg hanya bhs indo. Jika ingin versi yg ada bhs inggris atau translate resminya b , Jawaban : silahkan datang ke disdukcapil dgn membawa Akta kelahiran Asli(disdukcapil) || Dari ILMANIFTAUDIN : pak mau tanya apakah blangko ktp el sudah ada..? , Jawaban : Blangko dari Pusat belum tersedia(disdukcapil) || Dari R DJATI PRIJAMBORO : blangko sudah ada , Jawaban : Blangko dari pusat blm tersedia, smtr bisa cetak surat keterangan,fungsinya sama dgn KTP-el(disdukcapil) || Dari R DJATI PRIJAMBORO : apakah no saya udah online , Jawaban : NIK anda sdh tercatat di data base kabupaten mglng maupun data konsolidasi pusat, sdh bisa di akses oleh instansi lain yg terkait(disdukcapil) || Dari APRIAN CANDRA ROSARINTO : mau tanya sy sbulan yg lalu sdh rekaman Ektp,tp blm jd ktNya blangko hbs,apa sdh bs utk cetak Ektp nya?thx. , Jawaban : Blangko dari pusat blm tersedia, smtr bisa cetak surat keterangang, fungsinya sama dgn KTP-el(disdukcapil) || Dari MUKHAMAD IKUR : ktpe atas nama mukhamad ikur sudah jadi belum ya,saya perekaman sudah 1bulan lebih.terimakasih , Jawaban : status siap cetak, menunggu ketersediaan blangko KTP-el dari pusat, smtr bisa cetak surat keterangan pengganti KTP-e (disdukcapil) || Dari SUKARSIH : ektp nya sudah jadi atau belum? , Jawaban : status siap cetak, menunggu ketersediaan blangko KTP-el dari pusat, smtr bisa cetak surat keterangan pengganti KTP-e (disdukcapil) || Dari LUKMAN HANDOKO : selamat pagi. Mau tanya, E-KTP atas nama lukman handoko hari ini sudah bisa diambil atau belum ? Terimakasih , Jawaban : status siap cetak, menunggu ketersediaan blangko KTP-el dari pusat, smtr bisa cetak surat keterangan pengganti KTP-el(disdukcapil) || Dari LUKMAN HANDOKO : selamat pagi. Mau tanya, E-KTP atas nama lukman handoko hari ini sudah bisa diambil atau belum ? Terimakasih , Jawaban : Selamat pagi, status siap cetak, menunggu ketersediaan blangko KTP-el dari pusat, smtr bisa cetak surat keterangan pengganti KTP-el(disdukcapil) || Dari ABDUL WAHID AZIZ : apakah ada pelayanan e-ktp di hari sabtu , Jawaban : ada, sesuai jam kerja sabtu dari pukul 07.00 s.d 13.30 WIB(disdukcapil) || Dari NOVIANTO YUDHA LAKSANA : mau tanya apakah ktp sy sdh tercetak? , Jawaban : status siap cetak, menunggu ketersediaan blangko KTP-el dari pusat, smtr bisa cetak surat keterangan pengganti KTP-el(disdukcapil) || Dari ARIS SAEFUL RIFAI : apakah E ktp saya sudah di cetak dan bisa di ambil ? Nik 3308201111920004. terimakasih , Jawaban : status siap cetak, menunggu ketersediaan blangko dari Pusat, smtr bisa cetak surat keterangan pengganti KTP-el(disdukcapil) ||



Ayo Hormati Guru! Guru Indonesia Mulia Karena Karya PDF Print E-mail
Written by Bakohumas RI   
Friday, 25 November 2016 11:19

Jakarta Guru bukan hanya sebuah pekerjaan yang dimaknai dengan tugas untuk mendidik anak-anak bangsa pada pendidikan formal saja. Guru adalah panggilan jiwa untuk membantu menyalakan pelita pengetahuan dan kebajikan di dalam diri setiap anak bangsa. Sebagai sebuah profesi yang menciptakan masa depan melalui karakter dan keterampilan generasi penerus bangsa, peran guru sangat strategis di dalam pembangunan nasional. 

"Guru adalah agen perubahan karakter bangsa. Bangsa ini harus menjadi bangsa pemenang, tetapi tetap memiliki keluhuran budi pekerti yang tinggi," diungkapkan Presiden Joko Widodo pada peringatan Hari Guru Nasional di Senayan, Jakarta tahun lalu.

Presiden Joko Widodo mengapresiasi gerakan menghormati guru. Disampaikannya, bahwa gerakan tersebut merupakan suatu cara bagi kita untuk kembali kepada karakter bangsa. Di tengah hiruk pikuk di masyarakat yang semakin mencerminkan memudarnya budaya kesantunan dan rendahnya budi pekerti, Presiden menghimbau agar Kemendikbud dapat meggiatkan gerakan menghormati dan memuliakan guru.

Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) menyampaikan bahwa guru adalah sosok yang memiliki sifat altruis. Disampaikannya, “Tidak ada satupun orang sukses di dunia ini yang kepas dari sentuhan guru. Seorang guru rela menjadikan muridnya menjadi orang sukses, bahkan ia ikhlas menjadikannya lebih sukses daripada anaknya sendiri."


Guru Indonesia Mulia Karena Karya

Sebagai seorang teladan, seorang guru terus menerus belajar. Melalui karya-karya nyatanya seorang guru akan dimuliakan. Pemerintah terus mendorong peran guru menjadi aktor strategis pendidikan nasional. Beragam penguatan kapasitas dan kompetensi dilakukan untuk menghadirkan guru yang mampu membimbing anak-anak bangsa menjadi generasi yang mampu bersaing di abad 21. Ki Hajar Dewantara pernah menyampaikan, "Di depan, seorang pendidik harus memberi teladan. Di tengah, guru harus menciptakan prakarsa dan ide. Di belakang, seorang guru harus memberikan dorongan dan arahan."

Di tahun 2015, pemerintah pusat dan pemerintah daerah telah menghadirkan para pendidik untuk daerah terdepan, terluar dan tertinggal (3T) melalui program Guru Garis Depan (GGD) dan Sarjana Mendidik di 3T (SM-3T). Tercatat pada tahun 2015, sebanyak 797 GGD telah bertugas di empat Provinsi, 28 Kabupaten. Untuk tahun ini pemerintah direncanakan akan menempatkan sekitar 6.296 GGD di 28 Provinsi dan 93 Kabupaten. Sebagai program rintisan untuk GGD, di tahun 2016 ini, tercatat sebanyak 2.993 orang SM-3T telah bersedia mengabdi untuk bangsanya di bidang pendidikan; mereka telah ditugaskan di 20 Provinsi dan 56 Kabupaten di seluruh Indonesia.

Mendikbud mengajak kepada seluruh guru dan tenaga kependidikan Indonesia untuk bangga terhadap profesinya. “Harus diakui bahwa hingga kini profesionalisme guru di Indonesia masih belum memenuhi harapan. Masih diperlukan upaya-upaya yang lebih keras agar pekerjaan guru sebagai pekerjaan yang profesional di masa yang akan datang, dan pemerintah akan terus mengupayakan banyak hal agar para guru semakin profesional. Namun upaya itu akan sia-sia belaka tanpa keinginan keras dari pihak guru itu sendiri,” ujar Mendikbud.

Selain pemberian sertifikat profesi dan tunjangan profesi guru, pemerintah terus menggiatkan program pengembangan diri guru melalui Uji Kompetensi Guru (UKG), dan program Guru Pembelajar. Saat ini dalam upaya menjawab kebutuhan penyediaan guru produktif di Sekolah Menengah Kejuruan, Kemendikbud menyiapkan para guru adaptif untuk mendapatkan sertifikat keahlian ganda sehingga dapat berperan sebagai guru produktif.

 

Peringatan Hari Guru Nasional

Sebagai salah satu bentuk penghormatan kepada guru, pemerintah melalui Keputusan Presiden Nomor 78 Tahun 1994, menetapkan tanggal 25 November sebagai Hari Guru Nasional (HGN) bertepatan dengan Hari Ulang Tahun (HUT) Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI). Peringatan HGN tahun 2016 dan HUT ke-71 PGRI tahun ini mengangkat tema “Guru dan Tenaga Kependidikan Mulia Karena Karya”.

“Perkenankan saya atas nama pribadi dan pemerintah, menyampaikan ucapan terima kasih dan penghargaan setinggi-tingginya atas dedikasi, komitmen, dan segala ikhtiar yang telah dilakukan oleh para guru, pamong dan tenaga kependidikan dalam mencerdaskan kehidupan bangsa. Selamat memperingati Hari Guru Nasional tahun 2016 dan HUT ke-71 PGRI,” demikian disampaikan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) dalam upacara bendera memperingati HGN 2016 dan HUT ke-71 PGRI, di halaman kantor Kemendikbud, Senayan, Jakarta, Jumat (25/11/2016).

Selain upacara bendera memperingati Hari Guru Nasional, Kemendikbud bersama Kementerian Agama dan organisasi profesi guru menyelenggarakan kegiatan Simposium Guru Nasional di Sentul International Convention Center (SICC) pada hari Sabtu (26/11/2016) yang diikuti sekitar 2000 orang guru dari seluruh Indonesia. Simposium tersebut merupakan wahana untuk menuangkan ide, gagasan, dan mencari pemecahan isu atau permasalahan strategis tentang pendidikan.

Puncak acara Peringatan Hari Guru Nasional tahun 2016, dan Hari Ulang Tahun ke-71 Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) akan dihadiri oleh Presiden Republik Indonesia, dan 11.000 orang guru dan tenaga kependidikan. Kegiatan tersebut dilaksanakan pada hari Minggu, tanggal 27 November 2016, di SICC, Sentul, Jawa Barat.

Sebagai upaya meningkatkan kesadaran publik terhadap peran guru dan upaya memberikan apresiasi kepada para guru yang telah berjasa, Kemendikbud mengajak masyarakat untuk dapat menyampaikan ajakan menghormati dan memuliakan guru, serta mengungkapkan rasa terima kasihnya melalui media sosial. Tagar #AyoHormatiGuru #TerimaKasihGuru menjadi penanda partisipasi masyarakat dalam perayaan Hari Guru Nasional tahun 2016. Lebih dari itu, kesadaran terhadap peran strategis guru juga disampaikan dalam tagar #GuruMuliaKarenaKarya. Ayo, sampaikan juga pesanmu!


(Biro Komunikasi dan Layanan Masyarakat Kemendikbud dan Tim Komunikasi Pemerintah)
Last Updated on Friday, 25 November 2016 11:54
 
RUNDOWN HARI AKSARA KE 51 TINGKAT JAWA TENGAH DI KAB. MAGELANG PDF Print E-mail
Written by Administrator   
Wednesday, 02 November 2016 09:09
Dalam Rangka Peringatan Hari Aksara Ke 51 Tingkat Jawa Tengah Tahun 2016 dan Gebyar SMK Tingkat Kabupaten Magelang

RUNDOWN KEGIATAN

Last Updated on Wednesday, 02 November 2016 09:48
 
Kabupaten Magelang Siapkan Hari Pertama Sekolah PDF Print E-mail
Written by Administrator   
Thursday, 14 July 2016 15:33
Jelang tahun ajaran baru, Radio Gemilang Fm Kab Magelang mengadakan talkshow live dengan tema "Mempersiapkan Si Kecil Sambut Hari Pertama Sekolah" (14/7). Hadir sebagai nara sumber Fika Farani, S.Fil, M.Sc, Dosen Filsafat dan Praktisi Tumbuh Kembang Anak.

Fika Farani menyampaikan langkah mempersiapkan diri jelang pra sekolah salah satunya dengan cara sering mengajak anak ke lingkungan luar rumah seperti pasar, kantor, dsb agar anak terbiasa dengan berbagai kondisi lingkungan dan keramaian. Agar anak juga tidak kaget saat masuk sekolah yg lingkungannya heterogen. "Anak yang terbiasa diajak bersosialisasi ke luar rumah akan memiliki kemampuan komunikasi yang lebih baik dibanding anak lainnya yang hanya sering beraktivitas di dalam rumah", jelas Fika. Selain itu, anak juga terlatih untuk tidak selalu tergantung pada orang terdekatnya, yakni orang tua. Ia juga mau tidak mau harus berbagi dan bersosialisasi dengan teman sebayanya. Sifat malu pada anak pun perlahan akan pupus seiring dia terbiasa bertemu dengan banyak orang.

Persiapan teknis selanjutnya yang harus disiapkan oleh orang tua adalah dengan membiasakan anak bangun pagi, sebab sekolah memiliki aturan jam masuk, jam belajar, jam istirahat, dan jam pulang tersendiri. "Anak harus dilatih terbiasa dengan perubahan jadwal tersebut. Ngga bisa lagi main, makan, dan tidur sesuka hatinya", tegas Fika.

Penting juga bagi orang tua untuk mempersiapkan diri melepas anaknya untuk sekolah. Terkadang orang tua mencemaskan apakah anaknya akan diperlakukan dengan baik di sekolah, seperti makannya bagaimana, jika mau pipis bagaimana, dll. Fika meyakinkan agar orang tua mengikuti aturan yang ada di sekolah. Izinkan gurunya menyelesaikan masalah yang dialami anak. Orang tua cukup memperhatikan dari jauh.

Lantas, usia berapa anak seharusnya mulai sekolah? Fika menjelaskan, ada dua pendapat mengenai hal ini. Salah satu Psikolog Perkembangan, David Elkind berpendapat, jika orang tua mampu menyediakan pendidikan anak usia pra sekolah di rumah, cukup kompeten serta punya dedikasi, dalam arti punya cukup waktu dan energi untuk menstimulasi anak secara khusus, sesungguhnya pre school tidaklah penting. Terlebih jika lingkungan rumah memungkinkan anak bermain dengan teman sebaya dan bertemu orang dewasa selain orang tua. Namun jika kondisi yang terjadi justru Kab Magelang Siapkan Hari Pertama Sekolah sebaliknya, itu tandanya preschool menjadi hal yang penting.

Sebaiknya anak mulai sekolah saat usianya menginjak 3 tahun. Di bawah itu, sebaiknya 'sekolah' di rumah dulu saja, karena tingkat kedewasaan anak-anak untuk menerima segala aktivitas disekolah belum ada. "Tapi kembali lagi keputusan ada pada orang tua. Jika memang anak di bawah usia 3 tahun harus sudah disekolahkan, misal karena kedua orang tuanya bekerja, dan tidak ada yang mengasuh anak di rumah, itu sah-sah saja"

Anak pun bisa memberi sinyal kapan ia siap masuk sekolah. Secara fisik, ketika anak sudah bisa berdiri seimbang, dengan kedua kakinya sendiri, itu salah satu tanda fisik anak sudah siap sekolah. Sinyal lainnya adalah anak mulai menunjukan sikap bosan terhadap aktivitasnya di rumah. Anak juga mulai bisa fokus dengan kegiatan bermainnya, seperti dia betah berlama-lama bermain balok, atau bisa mendeteksi ketika perutnya lapar, atau ketika ingin buang air. Anak juga menunjukan kemandirian diri dalam aktivitasnya, misal mandi sendiri, makan sendiri, memegang alat tulis, memusatkan pandangannya pada hal kecil, seperti memasang kancing baju. Kemudian pada saat dia bertanya sudah pada tingkat yang lebih kompleks, awalnya hanya bertanya "itu apa?" sekarang bergeser menjadi "Mengapa begini?" atau "Kenapa begitu?". "Itu tandanya anak sudah siap sekolah", terang Fika. Orang tua juga dianjurkan untuk selalu merangsang anak agar terus mengembangkan kemampuan motorik dan komunikasi anak.

Terakhir Fika berpesan agar orang tua membiarkan anak untuk mengeksplorasi lingkungannya, sampaikan pada anak bahwa sekolah bukanlah tempat yang menyeramkan, biarkan anak mengenal lingkungan barunya, jangan terlalu banyak dilarang jika anak ingin bermain di sekolah. Jika anak merasa takut untuk sekolah, orang tua sebaiknya mendengarkan keinginan dan perasaan anak, jangan memaksakan diri agar si anak mau masuk sekolah. BIarkan anak mengenal sekolahnya secara perlahan. "Kalau hari pertama si anak belum mau sekolah, nggak apa. Beri pengertian pada anak untuk hari ini nggak apa nggak sekolah, tapi besok ke sini lagi ya", pungkas Fika.
 
PENERIMAAN PESERTA DIDIK BARU (PPDB) SECARA ONLINE PDF Print E-mail
Written by Administrator   
Monday, 13 June 2016 07:14


Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) di Kabupaten Magelang :

1. Pedoman Pelaksanaan PPDB Online

2. Pedoman Penerimaan Peserta Didik Baru PPDB

3. Jadwal Pelaksanaan PPDB Tahun 2016/2017


File Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) Tersebut Silahkan Bisa di Download



Bisa Anda Kunjungi Website di  PPDB Online Kabupaten Magelang.


Last Updated on Tuesday, 14 June 2016 10:21
 
BUPATI BERI MOTIVASI SISWA SD YANG LAGI UJIAN PDF Print E-mail
Written by Kendro-Humas Protokol   
Monday, 16 May 2016 14:16

Kota Mungkid, 16/5/2016. Bupati Magelang Zaenal Arifin memberikan motivasi kepada siswa SD yang sedang menempuh ujian Nasional dalam acara pemantauan ujian bersama jajaran Muspida. Dihadapan 13 siswa Madrasah Ibtidaiyah (MI) Maarif Dukun yang telah selesai melaksanakan ujian di hari pertama, Bupati meminta kepada para siswa di seluruh Kabupaten Magelang untuk mempersiapkan diri dengan baik yaitu dengan terus belajar dengan tekun apa yang akan dihadapi dalam ujian mendatang.

Bupati berharap ujian jangan dijadikan beban, namun anak-anak diminta untuk yakin dengan kemampuannya sendiri, mempersiapkan diri dengan belajar rajin “Yakin Kalian Pasti Bisa dan Lulus dengan Baik“ tegas Bupati.


Pada kesempatan tersebut Bupati Magelang juga meminta kepada para siswa untuk dapat nantinya terus dapat menuntut ilmu kejenjang yang lebih tinggi, mengingat anak-anak merupakan generasi penerus bangsa ini. Kedepan bangsa ini harus dipimpin oleh orang yang pintar. Oleh karena itu dengan generasi yang cerdas maka bangsa ini akan menjadi semakin maju.

Drs. Haryono M.Pd, Kabid Pendidikan Dasar Disdikpora Kabupaten Magelang mengatakan hari ini 19.525 siwa SD/MI mengikuti Ujian Nasional yang terbagi dan tersebar di 597 SD dan 352 MI  tersebar di seluruh wilayah Kabupaten Magelang.


“kami berharap ujian tingkat SD kali ini dapat berjalan dengan lancar serta berhasil dengan baik” katanya. Pada kesempatan tersebut Bupati Magelang beserta jajaran Muspida juga melakukan pemantauan di SD Srumbung 2, dan MI Maarif Srumbung.


****pr dok kendro humasprotokol 5/2016 *****
Last Updated on Monday, 16 May 2016 18:40
 
<< Awal < Sebelumnya 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 Selanjutnya > Akhir >>

Page 1 of 12