Evaluasi UN, Kemendikbud Dorong UN Berbasis Komputer Serentak Per Wilayah PDF Print E-mail
Written by Diskominfo - Fany R   
Tuesday, 12 April 2016 08:22
Jakarta, Kemendikbud --- Penyelenggaraan Ujian Nasional (UN) tahun 2016 menggunakan dua metode, yaitu UN berbasis komputer (UNBK) dan UN  berbasis kertas dan pensil (UNKP). Jadwal keduanya pun berbeda. Perbedaan jadwal UNBK dan UNKP sempat menimbulkan kekhawatiran akan dugaan bocoran dari peserta UNKP yang lebih dulu menyelesaikan UN (tiga hari), kepada peserta UNBK yang memiliki jadwal lebih panjang (enam hari).

Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Anies Baswedan mengatakan, selama variasi soal dalam UNBK tinggi, maka perbedaan jadwal ujian tidak
menjadi masalah. "Karena kalau menggunakan komputer, soal yang keluar bisa bervariasi, di jadwalnya pun bisa berbeda-beda. Seperti kalau ambil TOEFL
itu kan jadwalnya berbeda-beda. Yang sesuai jadwal saja, tidak harus sama," katanya dalam jumpa pers tentang evaluasi UN di Kantor Kemendikbud, Jakarta, Kamis (7/4/2016).

Hal senada juga diungkapkan Kepala Pusat Penilaian Pendidikan (Puspendik) Kemendikbud, Nizam. Ia mengatakan, naskah soal antara UNKP berbeda dengan soal UNBK yang variasinya lebih tinggi. Namun diakuinya, memang ada kemungkinan beberapa soal yang sama digunakan untuk UNKP maupun UNBK. “Itu bagian dari kebutuhan pengukuran. Tapi set soalnya beda,” tutur Nizam.

Ia mengatakan, komplain masyarakat terkait dugaan bocornya naskah soal UNKP yang sama dengan soal UNBK bisa menjadi masukan bagi Badan Standar Nasional Pendidikan (BSNP) dan Kemendikbud untuk menggelar jadwal yang sama antara UNKP dengan UNBK. Selain itu juga bisa diantisipasi dengan mendorong pelaksanaan UNBK per wilayah, sehingga dalam satu kabupaten atau kota, semua sekolahnya serentak menyelenggarakan UN dengan metode berbasis komputer.

Terkait pembocoran naskah soal, Nizam mengatakan, naskah soal UN merupakan dokumen negara yang harus dirahasiakan. Mereka yang melakukan penggandaan naskah soal UN, baik dengan memfoto dengan ponsel maupun memfotokopi kemudian menyebarkannya, dapat diproses secara hukum. “Soal ujian (UN) itu dokumen rahasia yang harus disimpan dan tidak boleh di-publish sebelum hasil ujian diumumkan,” tegas Nizam.

Siaran Pers: Arahan Presiden tentang Pemasangan RPM dan Perizinan Sumber
Radiasi Pengion

 
BUPATI PANTAU UNAS SLTA. PDF Print E-mail
Written by Bagian Humas & Protokol   
Tuesday, 05 April 2016 08:07
{ en}
Kota Mungkid, 4/4/2016. Bupati Magelang Zaenal Arifin SIP.bersama jajaran muspida melakukan pemantauan jalanya ujian Nasional Sekolah Lanjutan Tingkat Atas ( SLTA ) yang berlangsung serentak mulai hari ini.
Dalam sela sela pantauanya Bupati berharap ujian Nasional kali ini berjalan dengan lancar tanpa ada halangan berarti, serta dapat melampaui tiga sukses antara lain sukses, Administrasi, sukses pelaksanaan dan sukses hasil “ kita disini hanya ingin memastikan semua berjalan dengan baik serta mendoakan semoga para anak didik kita diberi kemudahan dan semoga sukses dari segi hasil dengan  akhlak yang baik” harapnya.

Bupati berpesan kepada siswa untuk mensikapi ujian dengan tenang, dan tidak menjadikan Ujian Nasional sebagai momok yang harus ditakuti, melainkan mensikapinya dengan bijak bahwa UN merupakan sistim evaluasi agar kita dapat mengetahui hasil proses kegiatan belajar mengajar selama tiga tahun.

Ujian Nasional merupakan ajang guna mengukur pencapaian hasil belajar siswa secara nasional, sekaligus sebagai  ajang seleksi masuk ke jenjang pendidikan yang lebih tinggi. Oleh karena itu ia mengajak kepada seluruh siswa dan para pengajaruntuk mempersiapkan degan lebih baik.

Drs.Eko Triyono, Plt Kepala Disdikpora mengatakan Ujian Nasional tahun ini akan diikuti oleh 46.495 siswa dengan perincian : SD. Sebanyak 14.566 siswa tersebar di 597 sekolah, MI sbanyak  4.959 dari 352 madrasah,  dan  kejar paket A sebanyak 17 siswa.

Peserta UN SLTP, sebanyak 12.276 siswa dari 142 sekolah , MTS sebanayak 3.679siswa dari 69 madrasah , dan Kejar Paket B sebanyak 376 siswa

Peserta UN SLTA sebanyak 3.584 siswa dari 34 sekolah ,MA sebanyak 1.395 siswa dari 18 madrsasah,SMK sebanyak 5.202 siswa dari 44 sekolah, serta Kejar Paket C sebanyak 481 siswa.

Sri Cahyati SPd, Kepala Sekolah SMA iSLAM Secang mengatakan bahwa guna mempersiapkan siswa menghadapi UN ia telah melakukan berbagai upaya antara lain dengan mengadakan les tambahanpelajaran,mujahadah antara siswa dan wali murid, serta memberikan sosialisasi terhadap siswa.

Pada kesempatan tersebut Bupati serta jajaran Muspida melakukan pemantauan di SMK N Windusari, MA GUPPI Windusari, dan SMA Islam Secang .

******pr.dok kendro humas protokol 4/2016 *****
{ /en}
Last Updated on Thursday, 07 April 2016 10:46
 
KABUPATEN MAGELANG PERANG TERHADAP NARKOBA. PDF Print E-mail
Written by Bagian Humas dan Protokol   
Monday, 04 April 2016 09:11
KABUPATEN MAGELANG PERANG TERHADAP NARKOBA.

Kota Mungkid, 31/3/2016. Dalam rangka menyelamatkan generasi yang akan datang Bupati Magelang Zaenal Arifin SIP, menyatakan perang terhadap narkoba, mengingat sekarang ini peredaran narkoba sudah sangat memprihatinkan yaitu sudah merambah ke siswa siswa sekolah tingkat dasar”
katanya dalam acara pencanangan Kabupaten Magelang Anti Narkoba dihadapan para siswa yang bertempat di halaman SLTP I Mungkid.

Generasi penerus perlu di selamatkan dengan dibekali dengan budi pekerti ,akhlak, dan agama yang baik karena hanya dengan itu yang dapat membentengi generasi penerus bangsa ini.

Kabupaten Magelang berada di persimpangan anatara jakarta,  Bali, Jogjakarta dan Semarang sehingga bukan tidak mungkin menjadi target dan sasaran bagi peredaran narkoba di Jawa ini.

Anak anak merupakan generasi penerus, dan ketika  generasi ini rusak terkena pengaruh narkotika maka kita tidak tahu lagi apa yang akan terjadi dengan bangsa ini kedepan.

Oleh karena itu bupati meminta kepada para siswa untuk dapat memanfaatkan waktu guna belajar semaksimal mungkin,mengingat negara membutuhkan sumber daya manusia yang baik yang dibentengi dengan akhlak yag baik pula.

“ beradalah di jalur yang benar dengan mematuhi apa yang menjadi ajaran bapak ibu guru, karena mereka pasti akan mengajarkan hal hal yang positif, jangan isi masa muda ini dengan hal yang tidak berguna “ tegasnya.

Kegiatan ini merupakan salah satu ihktiar dalam rangka memerangi peredaran narkotika. Bupati berharap tidak hanya dilakukan pada hari ini namun dapat
terus digelorakan oleh seluruh elemen masyarakat. Karena ini merupakan tanggung jawab bersama seluruh komponen yang ada di Kabupaten Magelang agar magelang  bisa segera mewujudkan pembangunan dengan peningkatan Sumber Daya Manusia dan kualitas kehidupan beragama.

Pada kesempatan tersebut Bupati Magelang didampingi anggota muspida menyematkan pin “ Kabupaten Magelang anti Narkoba “ secara simbolis  kepada
siswa SLTP, sebelumnya dihalaman Kantor Pemerintah daerah juga dilakukan upacara pencanangan anti narkoba oleh Plt Sekertaris Daerah dengan ditandai
penyematan pin kepada Karyawan dan Karyawati.

****pr dok Kendro humasprotokol kab.Mgl 3/2016.****

Last Updated on Monday, 04 April 2016 11:46
 
LULUSAN SMK HARUS TERSERAP. PDF Print E-mail
Written by Bagian Humas dan Protokol   
Tuesday, 24 November 2015 07:22
Kota Mungkid, 23/11/2015.Bupati Magelang Zaenal Arifin SIP, merasa prihatin pasca kelulusan sekolah baru sedikit diantara siswa yang sudah memiliki ketrampilan dan siap untuk bekerja, akibatnya jika tidak terserap maka akan jadi pengangguran.Hal ini dikatakan Bupati Magelang dalam pertemuanya dengan para pengusaha khususnya yang bergerak dibidang otomotif yang berlangsung di Ruang Mendut Rumah Dinas Bupati Magelang.

Oleh karena itu Bupati mengajak kepada para pengusaha otomotif untuk ikut memecahkan masalah dengan ikut terlibat didalam proses pembelajaran utamanya di  di SMK, sehingga siswa yang lulus nantinya sudah memiliki ketrampilan seperti yang diharapkan di pabrik/ begkel otomotif.

Kabupaten Magelang beberapa waktu yang lalu telah mencanangkan sebagai Kabupaten Vokasi yang sat ini memiliki 44 SMK dengan jumlah siswa mencapai 17 ribu siswa,” kalau hal ini tidak ditangani dari sekarang maka bisa menjadi bom waktu dimana lulusan SMK  yang tidak terserap/ tidak memperoleh lapangan pekerjaan akibat kualitas anak didik kurang baik akan menjadi penganguran sehingga akan menjadi beban semua fihak termasuk pemerintah.

Bulan depan MEA akan diberlakukan sehingga anak anak kita akan bersaing dengan tenaga kerja dari negara tetangga, kalau kita tidak siap dengan persaingan itu maka kita hanya akan jadi penonton, maka dari itu dengan pertemuan ini kami berharap dunia usaha utamanya otomotif untuk turut serta menyiapkan anak didik kita dengan tambahan pengetahuan, sehingga tenaga kerja yang diharapkan perusahaan sudah siap setelah lulus nanti.

Selain denganperusahaan otomotif Bupati Magelang juga akan menggandeng perusahaan lain untuk ikut mencerdaskan anak bangsa, sehingga nantinya lulusan sekolah di Kabupaten Magelang akan siap berkompetisi di segala bidang lapangan pekerjaan.


Ari Junaidi dari Astra Daihatsu Motor Jakarta mewakili rekan rekan dari perusahaan otomotif antara lain Nisan motor, Suzuki,Honda, Daihatsu, KIA, New Armada Dll mengaku siap membantu pemerintah Kabupaten Magelang untuk memberikan tambahan program pembelajaran terhadap anak didik di SMK hingga alat peraga guna praktek pembelajaran.

“ sebetulnya untuk Astra Daihatsu Motor  sudah  menjalin kerjasama dengan SMK Muhamadiyah Mungkid serta SMK Muhamadiyah I Salaman sudah sejak 2010 itu binaan kami “ katanya.
Last Updated on Tuesday, 24 November 2015 07:27
 
Pengumuman Perubahan Jadwal Seleksi Penerimaan IPDN 2015 PDF Print E-mail
Written by Badan Kepegawaian Daerah   
Monday, 19 October 2015 13:32
Berikut ini pengumuman perubahan jadwal Penerimaan IPDN Tahun 2015

Last Updated on Monday, 19 October 2015 13:50
 
<< Awal < Sebelumnya 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 Selanjutnya > Akhir >>

Page 1 of 11
?>