MARTA TILAAR AJAK PARA WANITA UNTUK MANDIRI PDF Print E-mail
Written by Bag Humas dan Protokol   
Thursday, 30 June 2011 09:35
Pengusaha produk kecantikan dan jamu Ibu Marta Tilaar, mengajak kepada para wanita  di desa yang tergabung dalam kader PKK Desa untuk menjadi “Laskar Wanita Mandiri”.hal ini disampaikan pada acara penutupan ketrampilan terhadap kader PKK Desa Mranggen Kecamatan Srumbung yang bertempat di aula balai desa setempat.

Menurutnya saa ini banyak perempuan Indonesia yang bekerja di luar Negeri, namun nasibnya kurang baik bahkan tidak sedikit yang menjadi korban kekerasan oleh majikanya. Oleh karenanya Ia mengajak para wanita di Kabupaten Magelang yang tergabung dalam kader-kader PKK Desa untuk dapat lebih meningkatkan kemandirianya dengan cara mengasah talenta yang dimiliki.

Kegiatan ketrampilan yang Ia gagas ini bertujuan untuk meningkatkan mengasah/ketrampilan sehingga diharapkan dapat menunjang kesejahteraan ekonomi keluarga. Ia mencontohkan dengan keuletan dan ketrampilan yang ia miliki dulu dirinya hanya memililki satu orang pembantu, namun kini dapat berkembang menjadi 4000 orang karyawan.

“ saya sangat gembira dapat memberi ketrampilan kepada ibu-ibu di sini,saya tidak mengira kalau ternyata para kader PKK Desa memiliki ketrampilan yang hasilnya sangat bagus “ katanya.

Oleh karenanya kedepan pihaknya berjanji untuk  terus membimbing/memberikan pelatihan terhadap wanita-wanita di desa  yang selanjutnya hasilnya akan dia bawa untuk di pasarkan di Jakarta.

Menurut  Agus Subroto Sekertaris Badan Pemberdayaan Masyarakat ,Pereempuan dan Keluarga Berencana Kabupaten Magelang, kegiatan pelatihan kertampilan bagi kader PKK Desa ini diprakarsai oleh kantor Bapermaspuan –KB, serta Penggerak PKK Kabupaten Magelang bekerja sama denga yayasan Marta Tilaar.

Menurutnya yang paling sulit  didalam memberdayakan masyarakat bukanlah modal usahanya akan tetapi bagaimana merupbah perilaku  dari ketergantungan menjadi mandiri.oleh karena itu diperlukan  fasilitasi dari berbagai fihak seperti Marta Tilaar ini sehingga masyarakat desa dapat diberdayakan ,sehingga diharapkan dapat meningkatkan ekonomi keluarga.

Sementara Camat Srumbung Drs. Agus Purgunanto mengatakan bahwa kegiatan pelatihan ketrampilan seperti ini sudah dilaksanakan di lima desa di Wilayah Kecamatan Srumbung, yang berhasil dengan cukup baik ,terbukti hasil dari ketrampilan ini banyak dipesan/laku dipasaran di Malioboro untuk jenis kain batik, pasar Beringharjo untuk jenis seprei taplak /korden, candi borobudur untuk soufenir, serta jenis hasil ketrampilan yang lain yang sudah dipasarkan di Jateng ,DIY dan Bali
Share
Update terakhir  Dibaca: 9964 kali.