Rp.160 Juta Untuk Kembangkan TR Mendut PDF Print E-mail
Written by Humas&Protokol   
Thursday, 28 January 2010 07:42


 

    

*Kota Mungkid*. Pemerintah Kabupaten berencana mengembangkan obyek wisata Taman Rekreasi (TR) Mendut, dari yang selama ini hanya dikenal sebagai kolam renang. Tahun ini, dialokasikan anggaran untuk pengembangan sarana dan prasarana sebesar Rp160 juta. Kasi Obyek WisataDinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Magelang,  Sudhief Hartono, SE, Senin (25/1) mengatakan dana itu akan digunakan untuk penambahan beberapa sarana dan prasarana serta beberapa perbaikan obyek wisata yang terletak sekitar 2 km dari Candi Borobudur tersebut.


     “Kita akan memindah pintu masuk di pintu lama yang ada di tepi jalan, menambah tempat bermain anak dan membuat beberapa ruang pameran kerajinan khas Magelang. Proyek itu akan dilakukan tahun ini,” terangnya. Jenis pengembangan ini, katanya, menyesuaikan dengan anggaran. Anggaran untuk pengembangan obyek wisata, tahun ini hanya untuk TR Mendut ini, sementara obyek wisata lain sebatas pemeliharaan. Untuk TR Mendut, ia menyebutkan, perbaikan terakhir dilakukan tahun 2008 berupa perbaikan kolam renang. Ke depan, lanjutnya, obyek wisata ini akan dikembangkan menjadi semacam rest area untuk wisatawan yang datang ke Candi Borobudur. Namun, untuk pengembangan yang lebih besar, masih diperlukan adanya investor yang bersedia bekerja sama.
     Pimpinan TR Mendut, Guntur Mulyadi menambahkan, pengembangan ini didasarkan pertimbangan TR Mendut merupakan obyek wisata yang telah mempunyai pasar yang jelas, seperti langganan beberapa sekolah di sekitarnya untuk melakukan wisata maupun  renang rutin. “Dari jumlah pengunjung, memang cukup menggembirakan, yakni 300-500 di hari biasa dan bisa mencapai 700 orang di hari Sabtu, Minggu atau hari libur. Itu pun mereka hanya menggunakan fasilitas kolam renang. Dari
peningkatan sarana dan prasarana nanti, kami menargetkan jumlah
pengunjung bisa naik dua kali lipat,” katanya.
     Ia tidak menampik, dengan adanya peningkatan fasilitas ini, nantinya harga tiket masuk ke obyek wisata yang mempunyai dua kolam renang ini akan naik. Namun, berapa kenaikannya masih belum diketahui. Saat ini, harga tiket masuk sebesar Rp2.700 untuk orang dewasa dan Rp2.400 untuk anak-anak. Harga tersebut sudah termasuk asuransi. Sekretaris Komisi B, DPRD Kabupaten Magelang M Sobikin mengungkapkan, manajemen Pemerintah Kabupaten Magelang dalam sektor pariwisata sampai saat ini hanya bertumpu pada objek wisata besar, sehingga objek wisata lokal masih terabaikan.
“Padahal jika dikelola serius, obyek wisata lokal bisa menjadi obyek wisata alternative yang bisa mendatangkan pemasukan daerah secara signifikan, dna meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” katanya. Menurutnya, Pemkab hendaknya membuat grand design sebagai langkah melakukan inovasi dan improvisasi dalam melakukan pengelolaan objek wisata lokal dengan ditindaklanjuti  melakukan verifikasi untuk dimasukkan focus management program. Ia mengatakan, objek wisata yang menarik di Kabupaten Magelang bukan hanya Candi Borobudur dan Ketep Pass, tetapi ada yang lain juga menarik, hanya saja tidak dikelola secara serius. Ia mencontohkan, TR Mendut di antaranya, kemudian Pemandian Kalibening, Candi Umbul, Candi Selogriyo dan Curug Silawe.

*Widodo Anwari *

Last Updated on Thursday, 28 January 2010 07:46